Suara.com - Wakil Presiden M Jusuf Kalla (JK) menyerukan kepada dunia untuk tidak berdiam diri terhadap pendudukan Israel di Palestina.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan hal itu dalam pidato pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di Markas Besar PBB di Kota New York, Amerika Serikat, Kamis (27/9/2018) sore waktu setempat.
"Masyarakat Internasional tidak bisa lagi terus berdiam diri. Kita harus segera memanggil untuk negosiasi guna mewujudkan solusi dua negara menjadi kenyataan," kata Wakil Presiden dihadapan negara-negara anggota PBB yang berkumpul di New York seperti diwartakan Antara.
Konflik Israel-Palestina yang hingga kini belum terselesaikan merupakan pusat untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.
Ancaman segera terhadap status quo Yerusalem, jutaan pengungsi Palestina dipertaruhkan, situasi kemanusiaan semakin buruk dari hari ke hari.
"Situasi saat ini tidak hanya membahayakan proses perdamaian. Itu menghancurkan harapan rakyat Palestina, harapan kita semua untuk Negara Palestina Merdeka," kata Wapres.
Untuk itu, Wapres menyerukan komitmen dan tanggung jawab untuk perdamaian yang harus direplikasi di semua wilayah, termasuk di Timur Tengah.
"Komitmen kami untuk perdamaian akan dipertanyakan jika kita tidak dapat menyelesaikan konflik Palestina-Israel," katanya.
Ia menegaskan, Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina sampai hari Palestina merdeka.
Baca Juga: Anies Cabut Izin Pulau Reklamasi, DPRD: Semoga Tak Gaduh
Berita Terkait
-
Aksi Wapres Jusuf Kalla Viral Usai Joget Tiktok Bareng Cucu
-
Cerita Wapres JK Joget dengan Cucunya, Videonya Viral di Medsos
-
Indonesia Serukan Partisipasi Perempuan Dalam Perdamaian Dunia
-
Wapres Jusuf Kalla Pimpin Delegasi Indonesia di Sidang Umum PBB
-
Paling Besar, Dana Awal Kampanye PDIP Rp 105 Miliar
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban