Suara.com - Agil Abil, mahasiswa program sarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palu, Sulawesi Tengah, meninggal dunia saat daerah itu didera gempa berkekuatan 7,4 SR, Jumat (28/9) pekan lalu.
Mahasiswa tersebut meninggal dunia ketika menjadi muazin di sebuah masjid di kompleks IAIN Palu. Saat gempa bergetar, ia memilih menyelesaikan azan ketimbang berlari keluar masjid untuk menyelamatkan diri.
Sementara jemaah masjid itu sudah lari menyelamatkan diri keluar. Alhasil, Agil meninggal dunia tertimpa reruntuhan masjid, persis setelah ia menyelesaikan azan magrib.
Kisah meninggalnya Agil ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Ronal Elrasyid, Minggu (30/9).
"Akhi Agil ababil sudah dipanggil Allah SWT. Dia meninggal saat Ingin menyelesaikan azannya, meskipun semua jemaah sudah pada lari keluar masjid. Saat azan telah selesai dikumandangkannya, Allah panggil beliau. Selamat jalan teman seperjuangan kami,” tulis Ronal.
Pengkhotbah beken Yusuf Mansur juga mengunggah kisah Agil. Sebab, mahasiswa itu adalah anggota Paytrens milik Ustaz Yusuf Mansur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung