Suara.com - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya menyita 4 barang dari rumah Ratna Sarumpaet di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018) dini hari. Dini hari itu, polisi menggeledah rumah Ratna Sarumpaet.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan menjelaskan jika pemeriksaan sempat dihentikan sementara lantaran pihak kepolisian melakukan penggeledahan di rumah Ratna Sarumpaet. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan laptop, buku agenda, flashdisk, dan baju yang digunakan oleh Ratna.
"Setelah itu kita bawa ke Polda Metro Jaya, dan karena selesai penggeledahan pukul 03.00 WIB. Kita kan memberikan kesempatan dulu istirahat. Hari ini nanti akan dilanjutkan pemeriksaan, masih menunggu," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018).
Sementara itu, Amien Rais, politisi senior PAN sekaligus pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno akan diperiksa, Jumat (5/10/2018) hari ini. Amien Rais ditunggu polisi.
Polisi masih menunggu kedatangan Mantan Ketua MPR, Amien Rais untuk diperiksa. Sebelumnya, Amin Rais dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pada Jumat (5/10/2018) pada pukul 10.00 WIB.
"Kemudian kita juga mengagendakan untuk pemeriksaan Pak Amien Rais kita tunggu saja nanti, masih menuunggu kedatangan beliau," kata Argo.
Namun, Argo tidak menjelaskan lebih rinci mengenai pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Saat disinggung pihak lain yang akan diperiksa terkait kasus Ratna Sarumpaet, Argo mengatakan jika hari ini hanya diagendakan Amien Rais saja yang akan diperiksa.
Baca Juga: Pemeriksaan Ratna Sarumpaet di Kantor Polisi Sempat Dihentikan
Berita Terkait
-
Pemeriksaan Ratna Sarumpaet di Kantor Polisi Sempat Dihentikan
-
Hari Ini Amien Rais Diperiksa Polisi Terkait Ratna Sarumpaet
-
Ditangkap Semalam, Ratna Sarumpaet Masih Diperiksa Polisi
-
Bagaimana Nasib Delegasi Ratna Sarumpaet ke Cile? Anies Bungkam
-
Dipolisikan karena Hoaks Ratna Sarumpaet, Sandiaga Siap Diperiksa
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!