Suara.com - Kontraktor rekanan Pemerintah Provinsi Jambi Joe Fandy Yoesman alias Asiang membantah memberikan mobil Toyota Alphard kepada Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola. Asiang mengklaim mobil itu hanya untuk dipinjam.
Asiang bersaksi untuk Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola Zulkifli yang didakwa menerima gratifikasi Rp 40,477 miliar, ditambah 177,3 ribu dolar AS (sekitar Rp 2,594 miliar) serta 100 ribu dolar Singapura (sekitar Rp 1,067 miliar), sehingga total mencapai Rp 44,138 miliar dan mobil Alphard serta menyuap anggota DPRD Jambi senilai Rp 16,49 miliar.
Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menyebutkan bahwa Zumi Zola sekitar akhir bulan Agustus 2017 bertempat di parkiran Darmawangsa Square Jakarta melalui orang dekatnya Asrul Pandapotan Sihotang dan Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Jambi di Jakarta Amidy menerima pemberian dari Asiang berupa 1 unit mobil Toyota Alphard Nomor Polisi D 1043 VBM yang dibeli dari dealer Wijaya Toyota di Bandung. Asrul kemudian bertempat di Kemang Village memberikan mobil tersebut kepada Zumi melalui Mail selaku sopir pribadi Zumi.
"Saya tidak pernah memberi, saya ditelepon teman saya untuk meminjamkan mobil," kata Asiang, saat menjadi saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.
Kepala Dinas Perhubungan Jambi Varial Adhi Putra yang menjadi saksi dalam sidang tersebut mengatakan bahwa ia menerima telepon mengenai permintaan untuk mencari mobil Alphard.
"Pada malam hari saya ditelepon Pak Amidy, katanya bisa pinjamkan mobil tidak ke Asiang. Saya jawab nanti saya telepon Asiang, saya pinjam ke Asiang, tapi dia bilang tidak bisa, mobilnya dipakai, di Jakarta saya tidak ada kenal orang," kata Varial.
"Saya katakan nanti saya cari (mobil Alphardnya), saya ada kerja sama dengan teman saya. Saya cek mobilnya 'ready'," ungkap Asiang.
Dua pekan kemudian, Varial lalu memperkenalkan Asiang kepada Asrul dan Amidy.
"Dalam BAP disebutkan pada pertemuan itu Amidy memperkenalkan Asiang kepada Asrul. Setelah pertmuan disepakati Asiang akan membeli Alphard baru untuk Gubernur namun menunggu info dari Gubernur untuk tipenya, bagaimana keterangan ini," tanya JPU KPK.
Baca Juga: Mau Kurban 25 Sapi, Zumi Zola Minta Belikan Orang Lain
"Saya dapat cerita itu dari Amidy. Asiang mau memberikan kendaraan katanya, mobilnya Alphard tapi Amidy mengatakan menunggu informasi tipe dan warnanya," jawab Varial.
Sekitar 1-2 minggu kemudian, Asiang lalu mengirimkan brosur yang diteruskan kapada Amidy.
"Jenis brosur mobil Alphard. Pak Asiang mengatakan tolong antar mobil ini. Begitu saya datang, lalu diantarkan oleh sopir Asiang. Saya lalu serahkan ke Amidi, saya serahkan kunci," katanya lagi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan