Suara.com - Surya Sahetapy merasa bangga bisa mengajarkan bahasa isyarat kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Bahasa isyarat ini dipergunakan Jokowi dalam pemukaan Asian Para Games 2018 pada Sabtu 6 Oktober lalu di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Momen Presiden Jokowi belajar bahasa isyarat direkam dalam sebuah video berdurasi 1 menit 51 detik, dan diunggak ke akun Twitter @MurtadhaOne, Selasa (9/10/2018) sore.
Dalam video tersebut Presiden Jokowi terlihat mengenakan setelan jas berwarna biru. Nampak hadir ibu negara Iriana dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
"Saya nyatakan, resmi, buka. Selamat sukses," ucap Jokowi diikuti bahasa isyarat di salah satu ruangan.
Selanjutnya Jokowi beserta rombongan keluar dan terlihat area Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Di sana Jokowi terlihat masih menghafalkan bahasa isyarat. Selanjutnya ibu negara menaiki pesawat RI satu.
Kemudian dari bangku pesawat Surya Sahetapy lebih dulu mengenalkan diri. Dia menyampaikan rasa bangga bisa mendapat kesempatan untuk mengajarkan bahasa isyarat kepada Jokowi.
"Ketika saya diminta untuk mengajarkan beliau, wah.. senang sekali rasanya, seperti mustahil. Dalam waktu singkat, saya menerimnaya dengan terhormat untuk membantu beliau," kata Surya Sahetapy dengan menggunakan bahasa isyarat.
Ia menerangkan, sebelum belajar bahasa isyarat bersama-sama, Jokowi sudah menonton sebuah video. Namun, kepala negara, kata Surya Sahetapy, merasakan sulit sehingga memutuskan untuk belajar bersama.
"Akhirnya kami bertemu secara langsung dan belajar bersama-sama, Pak Jokowi sangat sabar untuk mempelajari berulang kali, alhamdulilah berhasil dan akhirnya bisa," kata Surya Sahetapy.
Baca Juga: Fahri Sindir Jokowi Sebut IMF - Bank Dunia Beli Makan Sendiri
"Semoga pada acara pembukaan Asian Para Games 2018 nanti, Pak Jokowi bisa memyampaikan pidatonya melalui bahasa isyarat dengan lancar. Sampai jumpa," lanjut Surya Sahetapy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi
-
Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI
-
Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah
-
KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!
-
Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak
-
BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!