Suara.com - Penyidik Subdit Reserse Mobil Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah membekuk tersangka kasus penipuan bernama Albert. Saat melancarkan aksinya, Albert kerap berpura-pura menjadi Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
"Pelaku ini modusnya mengaku Spripim Kapolri alumni Akpol 2004," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (15/10/2018).
Dengan modus sebagai anggota Polri, Albert mengaku-ngaku bisa meringankan hukuman tersangka kasus narkoba. Apabila diminta bantuan, Albert mematok harga hingga Rp 5 juta.
"Tersangka mengaku dapat membantu kasus narkoba di Polres Metro Bekasi. Jadi pangkatnya Kompol, badge-nya Sespri Kapolri Mabes Polri," terang Argo.
Penangkapan Albert bermula ketika aparat Satresnarkoba Polresta Bekasi meringkus seorang tersangka kasus narkoba berinisial DN. Argo menyampaikan, keluarga DN bertemu dengan Albert yang mengklaim dirinya sebagai Sespri Kapolri pada 13 Oktober 2018 di kawasan Bekasi.
Dalam pertemuan itu, Albert mengaku bisa membantu keluarga tersangka kasus narkoba tersebut, untuk meringankan hukuman DN dengan syarat memberikan uang sebesar Rp 5 juta untuk biaya pengurusan kasus.
Untuk bisa meyakini keluarga DN, Albert membawa mobil Toyota Fortuner yang berplat dinas 03-00. Mobil tersebut sengaja dimodifikasi tersangka agar aksi penipuannya berjalan lancar.
"Tersangka juga mengunakan mobil dinas berplat palsu 03-00," kata Argo.
Setelah merasa tertipu, akhirnya keluarga DN melaporkan Albert ke polisi. Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, diantaranya satu unit mobil Fortuner, seragam PDL berpangkat Kompol, satu baret Polri, satu kaos Polri, dua pasang plat nomor palsu, satu KTP, satu dompet , serta beberapa kartu ATM.
Baca Juga: Man United Siap Boyong 'The New Vidic' ke Old Trafford
"Tersangka dikenakan pasal 378 dengan ancaman empat tahun penjara," tandas Argo.
Berita Terkait
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
Kecelakaan Maut di Cilandak: Pemotor Tewas Usai Hantam JakLingko Depan Warung Bakso
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita