Suara.com - Aceh diguncang gempa 5,3 Skala Richter (SR). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Kamis (18/10/2018).
Gempa terjadi pukul 11.29.04 WIB dengan episentrum atau pusatnya berada di laut, berlokasi 4.72 Lintang Utara 96.21 Bujur Timur, 30 KM Timur Laut Kabupaten Aceh Barat di kedalaman 10 KM dan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
"Saya tidak merasakan, tahu - tahu ada informasi gempa, beda dengan gempa Senin (15/10) malam, itu cukup terasa,"kata Edi Syah Putra salah seorang warga Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
Aktivitas masyarakat terlihat tetap normal dan tidak ada kepanikan, warga yang bersantai di warung kopi serta pertokoan jalan nasional terpantau seakan tidak merasakan apapun dampak dari gempa kedua dalam sepekan ini.
Namun, sekitar 10 menit berselang listrik di wilayah kota Meulaboh, tiba - tiba padam sehingga membuat warga bertanya - tanya, sementara pihak PT PLN belum bisa dikonformasi, sejauh ini tidak ada kepanikan ataupun banggunan yang rusak.
"Ini gempanya dalam, jadi energi yang di lepas tidak begitu besar. Saya sendiri saja tidak terasa," kata prakirawan BMKG Stasiun Meulaboh, di Nagan Raya, Angga Yudha.
Pada Senin(15/10) malam Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat juga digoyang gempa berkuatan 5,4 SR pada pukul 23.26 WIB, gempa menjelang dini hari itu sempat membuat warga berhamburan keluar rumah meskipun goyangannya hanya sekali hentakan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program