Suara.com - Satu dari dua meriam kuno peninggalan sejarah yang dipajang di halaman Kantor Camat Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, hilang.
“Prediksi saya meriam itu dicuri oleh orang tidak dikenal (OTK),” ujar Pelaksana Tugas Camat Tangan-Tangan Jasmadi saat dikonfirmasi Portalsatu—jaringan Suara.com, Rabu (17/10/2018).
Jasmadi memperkirakan, meriam kuno yang panjangnya lebih dari satu meter tersebut hilang diambil OTK pada hari libur antara Sabtu dan Minggu (13-14/10) malam pekan lalu.
“Senin (15/10) pagi, ketika pegawai masuk kerja baru diketahui satu buah meriam yang berada di depan kantor camat sudah tidak lagi ada,” ungkap Jasmadi.
Jasmadi mengakui, tidak mengetahui asal muasal meriam kuno yang berada di halaman kantor kecamatan tersebut. Sebab, sebelum dirinya menjabat Plt Camat, meriam sudah ada di depan kantor.
“Jumlah meriam kuno di halaman kantor ada dua. Satu ditempatkan sisi kiri, dan satu lagi terletak di sebelah kanan. Jadi, yang hilang itu meriam sebelah kiri,” ungkapnya.
Jasmadi mengakui telah menyampaikan secara lisan kepada Polsek Tangan-Tangan atas kehilangan benda bersejarah tersebut.
“Kalau laporan secara resmi belum dibuat. Kami imbau dulu agar meriam itu dikembalikan ke tempatnya. Jika batas waktu sepekan tidak juga diserahkan baru kita buat laporan polisi untuk dilakukan penyelidikan,” kata Jasmadi.
Jasmadi menuturkan, telah berupaya menyelidiki keberadaan meriam tersebut dengan cara menemui sejumlah pedagang barang antik dan pembeli barang bekas. Namun, benda itu belum ditemukan.
Baca Juga: Pada 2019, KemenPUPR Akan Bangun 200 Jembatan Gantung
“Saya sudah menemui para pedagang barang antik dan pembeli barang bekas. Saya sampaikan pada mereka kalau ada orang yang menjual meriam kuno tolong dikabari,” ujar Jasmadi.
Jasmadi berharap, pihak yang telah mengambil meriam kuno tersebut segera mengembalikan ke kantor kecamatan paling lambat selama tujuh hari ke depan. Jika tidak, kasus tersebut akan dilaporkan kepada polisi.
“Sebelum saya lapor secara resmi pada polisi, sebaiknya meriam itu dikembalikan sekarang kepada kami secara baik-baik tanpa kami kenakan sanksi apa pun,” ujar Jasmadi.
Berita ini kali pertama diterbitkan Portalsatu.com dengan judul “Meriam Kuno Depan Kantor Camat Ini Hilang”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Beri Kejutan Menyenangkan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Rp1 Saat Idul Fitri 2026
-
Hilal Dinilai Belum Penuhi Kriteria, BRIN-BMKG Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 21 Maret
-
Trump 'Cuci Tangan', Marahi Israel Serang Ladang Gas South Pars Milik Iran
-
KWP Salurkan 2.000 Sembako Jelang Idul Fitri 2026, Sasar Hingga Pelosok Desa
-
Libur Lebaran di Jakarta, Transjakarta Operasikan Bus Atap Terbuka hingga Rute Pesisir PIK
-
Pemudik Meninggal di Perjalanan Menuju Gilimanuk, Kemenhub Pastikan Jenazah Dipulangkan ke Kebumen
-
Diduga Korsleting Listrik, Mobil Terbakar di Tol Cikampek
-
Kasus Penyiraman Andrie Yunus Diduga Terstruktur, Koalisi Sipil Soroti Peran Aktor Intelektual
-
Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara
-
DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke