Suara.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan membantah apabila dirinya sempat mempromosikan proyek Meikarta pada 2017 silam. Ketua Umum PAN ini menyebut bahwa dirinya hanya meninjau proyek yang kini tersangkut kasus suap di KPK itu.
Bantahan politisi yang akrab disapa Zulhas ini menjawab pernyataan Sekjen PSI Raja Juli Antoni yang menyebut Zulkifli gencar mempromosikan Meikarta. Zulhas beralasan, ia meninjau proyek pembangunan Meikarta karena mendengar banyak kritikan soal pembangunan proyek yang berada di Kabupaten Bekasi itu belum mendapatkan izin.
"Saya nggak pernah promosikan. Saya datang. Dulu begini, waktu itu kan apakah Meikarta itu banyak masalah. Oleh karena itu saya melihat," kata Zulkifli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jumat (19/10/2018).
Kemudian Zulkifli menjelaskan, maksud kedatangannya pun bukan untuk meninjau dari segi hukumnya melainkan dari sisi konsep Meikarta itu sendiri. Zulkifli sempat memuji konsep dari pembangunan proyek Meikarta.
Namun, kini Zulkifli mengetahui adanya aksi suap di dalam proses pembangunan Meikarta dan melibatkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin serta Direktur Operasional Lippo Grup Billy Sindoro bersama 9 tersangka lain. Ia pun meminta kasus tersebut segera dituntaskan oleh KPK.
"Bukan urusan saya soal perizinan hukum. Konsepnya itu bagus. Karena harganya murah. Kalau sekarang melanggar hukum ya disikat. Sikat habis," tegas Zulhas.
Untuk diketahui, Sekjen PSI Raja Juli Antoni tak terima saat mendengar Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dikaitkan dengan kasus suap Meikarta.
Luhut dikaitkan dengan kasus suap Meikarta dikarenakan Luhut sempat menghadiri prosesi tutup atap atau toping off dua menara Meikarta milik Lippo Grup satu tahun lalu.
Menolak Luhut dikaitkan dengan kasus suap Meikarta, Raja Juli malah menyinggung Zulkifli Hasan yang menurutnya paling gencar mempromosikan Meikarta di awal masa pembangunannya.
Baca Juga: Kerangka Lelaki Bersila Beralas Sejadah Ditemukan di Hutan Mangin
Orang nomor satu di PAN itu memang sempat meninjau proyek Meikarta di kawasan Cikarang, Bekasi pada Sabtu (30/9/2018). Zulkifli sempat memuji pembangunan proyek properti Meikarta dengan konsep internasional namun tetap memperhatikan faktor lingkungan.
"Kita patut memberi apresiasi pada Meikarta. Saya telah keliling Indonesia, dan Meikarta ini termasuk memiliki konsep yang modern namun tetap berpijak pada lingkungan. Saya kira isu yang tidak baik bisa hilang jika kita langsung melihat Meikarta," kata Zulkifli Hasan saat meninjau proyek Meikarta.
Berita Terkait
-
Sejumlah Caleg PAN Membelot, Faizal: Kubu Prabowo Kocar Kacir
-
Ketum PAN Buka Suara Soal Kader Enggan Dukung Prabowo-Sandiaga
-
Plt Bupati Tegaskan OTT KPK Tak Ganggu Pembangunan di Bekasi
-
Kader PAN yang Jadi Kepala Daerah Dilarang Jadi Jurkam Prabowo
-
Tersandung Kasus Suap, PT MSU Lanjutkan Proyek Meikarta
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri
-
Luncurkan Buku, Sekjen Golkar Sarmuji Tegaskan Politik Harus Menolong Rakyat
-
Apa Isi Piagam ASEAN? Disinggung China Terkait Izin Terbang Militer AS di Wilayah Indonesia
-
16 Mahasiswa IPB Diskors Usai Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual
-
Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta
-
Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!
-
Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025
-
Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati
-
Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU