Suara.com - Pagar pembatas taman di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, mengalami kerusakan parah. Hal ini membuat keindahan Bundaran HI sebagai ikon ibu kota menjadi berkurang.
Pagar itu sedianya digunakan sebagai pembatas taman yang berisi pot-pot tanaman. Pagar yang terbuat dari besi dan dicat berwarna hitam itu dipasang melingkar mengelilingi Bundaran HI.
Berdasarkan pentauan Suara.com di Bundaran HI, Senin (22/10/2018), tampak pagar pembatas di beberapa titik Bundaran HI mengalami kerusakan. Pagar setinggi 1 meter itu bengkok dan beberapa bagian patah.
Pagar yang mengalami kerusakan terlihat terlihat kosong tanpa pot-pot berisi tanaman. Sehingga deretan pot yang memenuhi sekeliling Bundaran HI tampak bolong, tidak terisi penuh dengan pot berisi tanaman.
Bebatuan dan rumput kering dibiarkan memenuhi area sekitar pagar yang rusak itu. Terlihat tanaman-tanaman tidak mendapatkan perawatan dengan baik.
Tak hanya pagar pembatas yang terlihat dibiarkan patah dan tak diperbaiki, tanaman-tanaman yang memenuhi Bundaran HI pun dibiarkan mati karena kekeringan.
Tak sedikit pot hanya berisi tanah dan sekam padi saja tanpa ada tanaman. Hal itu lantaran tanaman yang mengisi pot itu telah mati kekurangan air. Belum lagi pot-pot itu ditata sembarangan dengan tidak rapih.
Bahkan, pot-pot yang masih memiliki tanaman lebih banyak dipenuhi oleh rumput liar ketimbang tanaman. Rumput liar jauh lebih subur dibandingkan tanaman utama yang kering tinggal batang, tanpa daun.
Baca Juga: Kisruh Sampah, Wali Kota Bekasi Satroni Anies Baswedan
Berita Terkait
-
Tanaman di Bundaran HI Mati Kekeringan Setelah Asian Games 2018
-
Dua Rumah Makan Dirusak, Buntut Habib Smith Ditolak di Manado?
-
Diserbu Massa Pakai Peci, Pemilik RM Manado Diancam Dibunuh
-
Cerita Mencekam Pemilik RM Manado yang Diserang Massa Berpeci
-
Rumah Makan Khas Manado di Rawasari Dirusak Kelompok Misterius
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK