Suara.com - Tanaman di Bundaran Hotel Indonesia mati. Ini menyebabkan pemandangan indah menjadi tak enak di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.
Sebelumnay bundara yang mengitari parung selamat datang yang menjadi ikon ibu kota ini dipenuhi berbagai macam tanaman. Terutama saat event Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Kini, sayang tanaman yang ada disana mayoritas mati dan rusak.
Tanaman-tanaman itu merupakan hasil bantuan dari beberapa perusahaan yang berada di sekitar Bundaran HI. Perusahaan itu antara lain PT Plaza Indonesia Reality, Tbk, PT Wisma Nusantara Internasional, PT Grand Indonesia, dan PT Jaya Mandarin Agung.
Saat Suara.com menyusuri Bundaran HI, tampak puluhan pot berisi tanaman berbagai jenis memenuhi sekitar Bundaran HI. Namun, bukan tanaman-tanaman indah nan segar yang ditemui di sana, melainkan tanaman yang kering dan mati.
Tak sedikit pot hanya berisi tanah dan sekam padi saja tanpa ada tanaman. Hal itu lantaran tanaman yang mengisi pot itu telah mati kekurangan air. Belum lagi pot-pot itu ditata sembarangan dengan tidak rapih.
Bahkan, pot-pot yang masih memiliki tanaman lebih banyak dipenuhi oleh rumput liar ketimbang tanaman. Rumput liar jauh lebih subur dibandingkan tanaman utama yang kering tinggal batang, tanpa daun.
Pot-pot itu seperti dibiarkan tidak terurus tanpa perawatan. Hal itu ditemukan hampir di seluruh titik di Bundaran HI.
Biasanya, setiap hari Minggu kawasan sekitar Bundaran HI disterilkan untuk program Car Free Day. Ratusan warga Jakarta tumpah ke Bundaran HI untuk berolahraga.
Baca Juga: Obor Asian Para Games 2018 Diarak dari Balai Kota ke Bundaran HI
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!