Suara.com - Seorang anak gadis berusia 8 tahun diperkosa kakek-kakek dengan usia 58 tahun. Kakek-kakek itu tak lain adalah tetangga R, korban pemerkosaan.
Saat ini Kepolisian Serang, Banten tengah memeriksa 3 orang daksi yang juga orang dekat R. Saksi itu adalah nenek tiri korban dan 2 teman R.
“Dua teman korban dan nenek tiri korban. Masih ada satu orang lagi yang akan kami periksa,” ujar Wakapolres Serang, Kompol Agung Cahyono, Rabu (23/10/2018).
Saat ini polisi menunggu visum dari dokter untuk memastikan benaran jika R diperkosa. Visum itu diperiksa RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang.
“Visumnya satu bulan keluar hasilnya, kendalanya ya visum ini lama,” ujarnya.
Polisi juga tidak bisa menahan SA dengan alasan belum mempunyai cukup bukti.
“Agar tidak kabur kita antisipasi, tergantung kecepatan masyarakat dasar dalam pembuktiannya,” katanya.
Sementara itu, Wahyudin dari Jaringan Advokasi Perempuan dan Anak yang mendampingi R melaporkan apa yang dialaminya mendesak polisi segera berkirim surat ke RSUD agar hasil visum cepat keluar.
“Kami minta cepat diproses dan mengantisipasi terduga pelaku kabur,” ucapnya.
Baca Juga: Edarkan Narkoba Liquid, Trio Ini Pakai Cara MLM
Ia mengatakan, keluarga korban kabarnya mendapat ancaman dari SA.
“Info, keluarga mendapat ancaman dari pelaku. Bicaranya ke orang lain dan disampaikan ke korban,” kata Wahyudin. (BantenHits.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?