Suara.com - Seorang pemuda di Tangerang, Banten ditemukan tewas bersimbah darah diduga menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal. Pemuda yang diketahui bernama Jamal itu mengalami luka tembak di bagian badan.
Insiden penembakan itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa (30/10/2018). Argo mengatakan, kasus ini tengah ditangani Polres Tanggerang Selatan.
"Telah ditemukan seorang laki laki yang diduga korban penembakan dan pada saat ditemukan dalam tergeletak di tanah dan tubuhnya bersimbah darah diduga korban penembakan," ujar Argo kepada awak media di Polda Metro Jaya.
Korban yang bernama Jamal diketahui beralamat di Toko Nia Colektion, Kelurahan Curug Kulon Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Pria berusia 30 tahun ini diduga ditembak di Jalan Raya STPI KM 5, Kampung Curug Kulon RT, 001/ 001, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tanggerang, Banten.
Saat ditembak, kondisi lokasi terbilang sepi. Saksi juga minim saat penembakan itu terjadi. Pihak kepolisian hanya meminta keterangan saksi bernama Hendrik yang kebetulan berada di sekitar lokasi.
"Pada saat saksi sedang tiduran mendengar letusan tembakan sebanyak dua kali lalu korban mengintip dan memberi tahu rekan lainya dan ditemukan korban dalam keadaan telungkup dan bersimbah darah," jelasnya.
Hingga saat ini polisi masih berupaya mengumpulkan saksi dan barang bukti terkait kasus tersebut. Bukti dan saksi itu nantinya akan membantu penyidik dalam mengungkap identitas pelaku.
"Semua upaya untuk mengungkap siapa pelaku tindak pidana ini sedang penyidik lakukan. Semua indikasi kita dalami untuk kita temukan fakta nya," ujar Kasatreskrim Polres Tanggerang Selatan, AKP Alexander Yurikho.
Baca Juga: KPK Umumkan Status Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Sore Ini
Berita Terkait
-
Keluarga Diminta Bawa Data Antemortem Korban Lion Air ke RS Polri
-
Bantu Evakuasi Korban Lion Air, Polda Metro Siagakan Ambulance
-
Perkembangan Terakhir Kasus Cucu Konglomerat Kartini Muljadi
-
Keluarga Yakin Status Tahanan Kota Ratna Dikabulkan Polisi
-
Besok, Keluarga Ajukan Lagi Permohonan Status Tahanan Kota Ratna
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender