Suara.com - PT. Transportasi Jakarta menyerahkan proses hukum Saikun (45), pengemudi Bus TransJakarta yang menabrak pengendara sepeda ontel pada Minggu (28/10) lalu, ke polisi. Kini, Saikun sudah diamankan di Polda Metro Jaya.
Kepala Humas PT. Trasportasi Jakarta Wibowo mengatakan, pihaknya akan menerima kalau pegawainya itu ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.
"Intinya kami sudah serahkan ke pihak kepolisian yang berwenang untuk penyelidikan," ujar Wibowo saat dihubungi Suara.com, Selasa (30/10/2018).
Wibowo memastikan BUMD Provinsi DKI Jakarta yang bergerak dibidang transportasi itu sudah memberikan ganti rugi atau santunan kepada keluarga korban pengendara sepeda ontel. PT. TransJakarta, kata dia, juga sudah menyampaikan bela sungkawa.
"Iya kalau itu (belasungkawa) hal yang lumrah cuman kita nggak pernah publikasikan," jelasnya.
Hingga saat ini, pihak Polda Metro Jaya masih memproses kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pengendara sepeda ontel. Bowo berharap kasus ini secepatnya bisa selesai di tangan Polda Metro Jaya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Amin Hadiono (70) tewas dengan sangat tragis setelah kepalanya terlindas ban belakang Bus TransJakarata di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu, (28/10/2018) pagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis