Suara.com - Seorang bocah berusia 14 tahun yang dituding mencuri ayam diikat dan dianiaya oleh sejumlah lelaki dewasa di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, beberapa waktu lalu.
Peristiwa itu terungkap setelah video amatir yang merekam penganiayaan terhadap bocah tersebut tersebar serta viral di media-media sosial.
Alhasil, seperti diberitakan Kabar Papua—jaringan Suara.com, Minggu (4/11/2018), lima lelaki yang menjadi tersangka penganiayaan tersebut telah ditangkap aparat kepolisian.
Kelima pelaku itu berinisial LOR (56 tahun), LR (32 tahun), TBR (49 tahun), HN (43 tahun) dan AR (50 tahun).
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal mengatakan, tim Opsnal Polres Mimika berhasil menangkap kelima orang pelaku ini pada hari Jumat (2/11).
“Setelah melihat video itu akhirnya diketahui identitas para pelaku dan berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan,” kata Kamal.
Lima orang pelaku saat ini sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Mimika, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut sebab melanggar undang-undang perlindungan anak dan KUHP Pasal 170.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tak mengunggah tulisan yang bersifat provokatif. Kami juga tidak menganjurkan menyebar video kasus itu. Biarkan proses hukum berjalan,” tegasnya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Kabarpapua.co dengan judul “Aniaya Anak Diduga Mencuri, Lima Orang Ditangkap Polisi”
Baca Juga: 6 Hal Yang Harus Lelaki Ketahui Tentang Kanker Penis
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!