Suara.com - Dua titik kawasan kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi mengalami pergeseran tanah dan berpotensi rawan terjadi bencana gempa bumi.
Anggota Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Andika Rakhmat mengatakan, pihaknya mendapat bantuan alat pendeteksi Gempa dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG).
"Diketahui, dua titik di wilayah Kabupaten Bekasi mengalami pergeseran tanah dan diindikasikan rawan terjadi gempa di antaranya di Kecamatan Bojongmangu dan Kecamatan Setu," kata Andika di Bekasi, Senin (5/11/2018).
Menurut dia, alat pendeteksi gempa bantuan BMKG itu telah dipasang. Alat tersebut nantinya untuk mendeteksi dan mengetahui kerawanan dari bencana tersebut.
"Untuk potensi bencana di Kabupaten Bekasi selain gempa, yang rutin adalah bencana banjir dan bencana kekeringan," ungkapnya.
Sebagai dinas yang bergerak dalam penanggulangan bencana, Andika mengklaim sudah mengantisipasi bencana dengan menyiapkan peralatan.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus