Suara.com - Sebanyak 25 murid SDN Losari, Ploso, Jombang mengalami keracunan setelah meminum es susu yang diberikan pria misterius secara gratis.
Meski jati diri terduga pelaku itu belum terungkap, pihak sekolah mencurigai seorang pengendera sepeda motor yang sempat memarkir kendaraannya di halaman sekolah.
Kepala SDN Losari 2, Ahmad Anas mengatakan pria tersebut memasuki pelataran sekolah mengedarai sepeda motor Honda Verza warna merah. "Saya tidak hafal nopolnya. Di belakang sepeda tersebut tersapat boks," kata Anas seperti dikutip beritajatim.com, Selasa (6/11/2018).
Anas melanjutkan, pria tersebut berperawakan kurus dan berambut gondrong. Terduga pelaku juga terlihat mengenakan jaket "Saat salah satu guru hendak menanyai, pria tersebut langsung pergi," katanya menambahkan.
Saat berada di lokasi sekolah, pria tersebut membagikan es susu kemasan plastik klip secara gratis. Murid kelas 3, 4 dan 5 yang ada di lokasi langsung berebutan. Namun, 10 menit usai meminum es tersebut, mereka mengalami gejala mual, muntah, pusing. Bahkan ada murid yang berak-berak tak berkesudahan.
Pihak sekolah kemudian membeli kelapa muda untuk diminumkan sebagai obat penawar. Walhasil, 20 anak kondisinya membaik. Namun, 5 anak lainnya harus dilarikan ke Puskesmas setempat.
"Lima anak yang sebelumnya dirawat di Puskesmas, sekarang sudah boleh pulang. Kondisi mereka membaik," pungkas Anas
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin