Suara.com - Nasib miris kembali menyasar Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di luar negeri. Seorang WNI bernama Shinta diketahui mengalami kelumpuhan di Taiwan.
WNI asal Banyumas, Jawa Tengah itu diketahui mengalami lumpuh sejak empat tahun lalu di Taiwan.
Atas apa yang dialami Shinta itu, Kementerian Sosial (Kemensos) siap membantu pemulangan Shinta ke Tanah Air.
"Hari ini juga saya menugaskan Ketua Rumah Perlindungan Trauma Center, Kementerian Sosial, Maimun untuk berusaha menghubungi pihak keluarganya untuk mendapatkan gambaran jelas tentang keadaan Shinta," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos, Sonny W Manalu di Jakarta, Jumat (9/11/2018).
Dilansir dari Antara, Shinta diketahui mengalami kelumpuhan sejak empat tahun lalu dan berharap bisa kembali berkumpul dengan keluarganya di Banyumas. Hingga saat ini Shinta dalam kondisi terbaring lemah dan tetap tergantung dengan alat bantu medis.
Pemulangan WNI bermasalah dari luar negeri apalagi terindikasi Korban Perdagangan Orang dan Korban Tindak Kekerasan adalah tanggung jawab Kemensos , dalam hal ini Direktorat Rehabsos Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang.
Setiap tahun Kemensos memulangkan antara 15.000 sampai dengan 17.000 orang dari luar negeri khususnya dari Malaysia dan sebagian lainnya dari negara-negara lain.
"Maka jika ada kasus-kasus seperti yang dialami Shinta, pemerintah melalui Kemensos koordinasi dengan Kemenlu, kita siap menindaklanjutinya," kata Sonny.
Baca Juga: Bawa Pisau Babi, Rohandi Menyerang Polisi Polsek Penjaringan
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend