News / Nasional
Minggu, 11 November 2018 | 19:24 WIB
Tim SAR gabungan mengidentifikasi kantong jenazah korban pesawat Lion Air PK-LQP dari KN SAR Basarnas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur memastikan,  tak ada penumpang pesawat nahas Lion Air JT 610 yang teridentifikasi pada hari Minggu (11/11/2018).

Komandan Tim DVI Komisaris Besar Lisda Cancer mengatakan, sebanyak 666 sampel DNA penumpang pesawat yang jatuh ke perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10) tersebut telah diambil dari kantong jenazah untuk diperiksa.

"Hasil sidang rekonsiliasi pada hari Minggu tanggal 11 November 2018 pukul 11.00 di RS Bhayangkara TK I RS Soekanto, belum ada penumpang yang teridentifikasi," kata Lisda Cancer saat jumpa pers di Rumah Sakit Polri Sukanto, Jakarta, Minggu siang.

Sementara hingga Minggu sore pukul 17.00 WIB, Tim DVI belum mendapatkan nama baru dari proses identifikasi jenazah.

Kombes Lisda mengharapkan, Senin (12/11) besok, sudah ada nama baru dari penumpang Lion Air JT 610 yang teridentifikasi.

Hingga saat ini, penumpang Lion Air JT 610 yang telah teridentifikasi sebanyak 79 individu, dengan rincian laki-laki 59 orang, dan perempuan 20 orang.

Pencarian korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang telah dihentikan secara terpusat pada Sabtu (10/11).

Hingga pencarian dihentikan, tim pencarian dan pertolongan gabungan telah menemukan 196 kantong jenazah. Secara resmi, jumlah penumpang dan awak pesawat yang tercatat sebanyak 189 orang.

Baca Juga: SBY: Tak Punya Capres, Tuhan Sayangi Hambanya yang Tegar

Load More