Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menanggapi pernyataan politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Eggi Sudjana, yang menilai sikap politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) banci. Eggi menilai sikap politik SBY banci karena kerap mengaku netral dan tidak berani menentukan arah politik secara tegas.
Menanggapi hal itu, Hinca membantah kalau sikap politik Ketua Umum Demokrat SBY banci sebagaimana yang dikatakan Eggi. Hinca menganalogikan, sikap politik SBY dan partai Demokrat itu dengan gaya berpolitik Indonesia pada saat terjadi perang dingin antara Amerika dan Uni Soviet ditahun 1947.
"Kalau kamu belajar statistik ada yang namanya kurva normal dalam politik dulu, ketika ada perang dingin Amerika dan Uni Soviet, ini ada dua blok toh, timur-barat. Maka ada yang disebut non blok. Indonesia memainkan peran non bloknya untuk tidak ke kiri tidak ke kanan, bukan bermaksud banci dan tidak memiliki pandangan tapi mempertahankan RI ini biar utuh," kata Hinca di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018).
Lebih lanjut, Hinca mengatakan kalau partai Demokrat merupakan banduk tengah untuk mengingatkan kalau ada pihak yang terlalu ke kanan akan ditarik ke kiri. Begitu pun sebaliknya, kalau ada yang terlalu kiri maka akan ditarik ke tengah.
Untuk itu, Hinca menilai pernyataan Eggi yang menyebut SBY banci karna cenderung bersikap netral dan tidak berani mengutarakan sikap politiknya secara tegas tidak tepat. Menurutnya, Eggi salah membaca sikap politik daripada ketua umum partai Demokrat tersebut.
"Karena itulah demokrat menjadi jangkarnya RI ini. Orang bisa sebutnya seperti tadi, saya pastikan bukan. Eggi Sudjana salah bacanya," ungkapnya.
Berkenaan dengan itu, Hinca menegaskan sikap politik tersebut dibuktikan dengan posisi partai Demokrat yang kekinian berada di luar pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Justru negeri ini membutuhkan. Karena itulah sampai detik ini kami itu gak berada dalam pemerintahan, di luar loh. Yang baik kami bilang baik yang buruk kami bilang buruk. Itulah sejatinya. Kalau udah tau kau buruk masa kau berpihak, bukan banci itu soal pilihan sikap untuk menjaga negeri ini tetap setia dalam pikirannya. Gitu," pungkasnya.
Baca Juga: Skandal Bank Century, SBY: 10 Tahun Saya Menahan Emosi
Berita Terkait
-
Skandal Bank Century, SBY: 10 Tahun Saya Menahan Emosi
-
Serius Dukung Prabowo? Ibas: Demokrat Bukan Partai Genderuwo
-
SBY: Tak Punya Capres, Tuhan Sayangi Hambanya yang Tegar
-
SBY Disebut Gelisah Takut Demokrat Tak Punya Suara di Pemilu 2019
-
Muka Orang Kota Sebut Demo Tampang Boyolali Orderan dari Jakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!
-
Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat