Suara.com - Haris Simamora, pemuda berusia 23 tahun mengakui kepada polisi melakukan pembantaian terhadap semua anggota keluarga Diperum alias Gaban Nainggolan dalam kondisi sadar tanpa terpengaruh narkoba.
Dalam tragedi tersesebut, Haris membunung Gaban dan istrinya Maya Ambarita, serta kedua anak mereka bernama Sarah (9) dan Arya Nainggolan (7) pada hari Selasa (13/11) dini hari.
“Berdasarkan keterangan pelaku, saat melakukan aksinya, dia dalam kondisi normal (sadar),” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat di Polda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018).
Hanya, Wahyu menegaskan juga polisi akan kembali memeriksa kondisi kejiwaan Haris karena tega membunuh semua anggota keluarga kakak sepupunya tersebut.
Ia menuturkan, rentetan pemeriksaan tersebut untuk memastikan Haris tak menderita kelainan jiwa maupun tak mabuk saat melakukan pembantaian.
Wahyu menambahkan, berdasarkan keterangan Haris, ia melakukan aksi keji tersebut sendirian.
“Sampai saat ini hanya HS pelakunya,” tandas Wahyu.
Berita Terkait
-
Haris Bunuh Keluarga Gaban karena Tidur Dibangunkan Pakai Kaki
-
Sebelum Dicekik, Anak Gaban ke Haris: Om, Mama Papaku Kenapa?
-
Detik -detik Tragedi Pembantaian Keluarga Gaban dalam Grafis
-
Haris Mengeloni 2 Anak Gaban Tidur Sebelum Dicekik hingga Tewas
-
Tenangkan Diri, Alasan Pembunuh Keluarga Gaban Kabur ke Gunung
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan
-
Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit