Suara.com - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, berencana melakukan rukiah atau ritual irasional terhadap kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di daerah tersebut.
Sebabnya, mereka menilai kaum LGBT sebagai penyimpangan dan disebabkan gangguan jin alias makhluk mitos.
Rencana itu merupakan kesepakatan antara Pemkot Padang dengan sejumlah organisasi massa keagamaan.
"Minggu lalu kami telah bertemu dengan Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dan ia sepakat untuk melakukan rukiah bagi pelaku LGBT," kata Lucky Abdul Hayyi dari Majelis Mujahidin kepada Covesia—jaringan Suara.com, Senin (19/11/2018).
Menurut Lucky, LGBT setelah ditangkap oleh Satpol PP kemudian akan dilakukan pembinaan bersama Dinas Sosial Kota Padang.
"Kami telah menyiapkan pakar rukiah untuk mereka. Biasanya laki-laki dirasuki oleh jin perempuan, ini yang banyak kami jumpai terhadap LGBT. Selain itu, yang waria nanti juga akan dibina oleh TNI. Mudah-mudahan dalam waktu dekat program ini bisa dilaksanakan di Kota Padang," ujarnya.
Ia mengklaim, seseorang jika sudah masuk dalam komunitas LGBT atau pernah melakukan tindakan menyalahi aturan agama tersebut sangat sulit sekali untuk kembali normal.
Berita ini kali pertama diterbitkan Covesia.com dengan judul “Ormas dan Pemko Padang Sepakati Pelaku LGBT Diruqyah”
Baca Juga: Kemungkinan Thailand dan Filipina Main Mata, Ini Komentar Simon
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Tito Karnavian Siap 'Tempur' Bahas RUU Pemilu: Apa Pun Skenarionya Kami Siap
-
Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM
-
Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional
-
Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?
-
Benarkah Mama Sinta Diculik Pakai Pesawat? Pangdam Mandala Trikora Akhirnya Buka Suara
-
Saya Hanya Pelaksana: Ketua Tim Pemeriksaan BPK Klaim Tak Terima Uang Suap
-
Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan
-
Buru Nama Besar! Kejagung Fokus Bedah 'Nyanyian' Sony Sanjaya di Korupsi MBG
-
Dorong Kesadaran Lingkungan, DPRD DKI Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah dari Sumber
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut