Suara.com - Sepasang kekasih diamankan warga RT 01/RW 10 Kelurahan Parupuak Tabiang, Kecamatan Koto tangah, Senin 12 November 2018 sekitar pukul 07.30 WIB. Pasangan kekasih tersebut diketahui berinisial FE (17), warga Limau manis dan RL (18), warga Palembang, Sumatera Selatan.
Keduanya ditemukan warga sedang berada di sebuah gudang kosong di lokasi tersebut. Kepada petugas, mereka mengaku tidur di lokasi tersebut karena diajak oleh teman-temannya karena sudah larut malam setelah berkumpul, namun di lapangan hanya ditemukan mereka berdua.
"Keduanya ditemukan warga sedang tidur berduaan di belakang TK Amalan. Demi keamanan, pasangan itu dibawa ke Kantor Lurah Parupuak Tabiang," ujar Bhabinkamtibmas Polsek Koto Tangah di Parupuak Tabiang, Briptu Joni Elfi seperti dilansir laman Klikpositif.com (jaringan Suara.com).
Menurutnya, setelah berkoordinasi dengan pihak kelurahan, keduanya diserahkan kepada Satpol PP Padang agar diberikan pembinaan.
"Tadi sudah diserahkan ke personel Satpol PP untuk dibawa dan diproses. Saat diamankan situasi aman terkendali," ujarnya.
Ketika di Mako Satpol PP Kota Padang, keduanya diserahkan kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk didata dan dimintai keterangan.
"Keterangan PPNS, mereka yang masih di bawah umur mengaku sudah berpacaran sebulan lebih," ujar Kasat Pol PP Padang, Yadrison.
Ditambahkan Yadrison, keduanya akan dilakukan pembinaan dengan memanggil orang tua keduanya sebagai penjamin agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. Selain itu, mereka juga diminta membuat surat perjanjian untuk tidak melakukan hal yang sama.
"Kasihan kita sudah satu minggu lebih dia tidak pulang ke rumah, dibiarkan saja oleh orang tuanya. Jika orang tuanya tidak datang, kita akan kirim ke Dinas Sosial untuk dibina. Sedangkan, untuk yang laki-laki, kita tunggu pihak keluarganya yang di Padang karena dia orang Palembang,” imbuh Yadrison.
Baca Juga: Thailand Bangun Proyek Kereta Cepat Senilai 6,8 Miliar Dolar AS
Artikel ini pertama kali terbit di laman Klikpositif.com dengan judul: "Tidur dalam Gudang Kosong, Dua Sejoli di Padang Ini Digerebek Warga"
Berita Terkait
-
Bujang Sudah 7 Tahun Diikat Ibu dan Ayah di Pohon Beringin
-
Waria: Aku Biasa Dieksekusi di Bawah Pohon, Uangnya Buat Kuliah
-
Hindari Orang Gila, Jelita Tewas Digilas Kereta Bandara
-
Simpan Ratusan Meterai Palsu, 2 Warga Padang Terancam 9 Tahun Bui
-
Antimainstream, Pria Ini Melamar Kekasihnya Bareng Sapi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal