Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto untuk membaca paket kebijakan ekonomi ke-16 dengan jelas, sebelum berkomentar. Ini disampaikan Luhut terkait pernyataan Prabowo yang menganggap pemerintah menyerah kepada bangsa asing.
Luhut mengatakan, paket kebijakan ekonomi baru dikeluarkan pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi untuk memperbaiki perekonomian di tanah air, di tengah pertumbuhan ekonomi global yang diprediksi masih akan melambat pada tahun 2019.
"Jadi kalau sudah kita baca baik-baik, (baru) komentarin. Kita tidak pengin rakyat kita susah," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/11/2018).
Menurut Luhut, tidak hanya kubu Prabowo yang sayang dengan masyarakat Indonesia. Pemerintah, kata dia, juga akan terus berusaha untuk memperkuat perekonomian di tanah air.
"Memangnya hanya kamu saja yang sayang sama negeri ini? Kita juga sayang kok sama negeri ini," ketus Luhut.
Meski demikian, Luhut tidak menjawab pertanyaan wartawan saat ditanya Prabowo sudah salah paham menilai paket kebijakan ekonomi ke-16 pemerintahan Jokowi.
"Ya tanya saja sendiri," ucap dia.
Sebelumnya Prabowo, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra itu mengkritik paket kebijakan ekonomi pemerintah ke-16. Prabowo menganggap paket kebijakan tersebut memberikan peluang besar kepada pihak asing untuk masuk dan menguasai 28 sektor industri di dalam negeri.
Prabowo menjelaskan bahwa paket kebijakan ekonomi pemerintah Indonesia jilid 16 tidak sesuai dengan semangat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 terutama pada pasal 33 ayat 1 yang berbunyi bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan pasal 33 ayat 2 yang menyebutkan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
Baca Juga: Penampakan Tanah dan Ruko yang Diduga Dikuasai Hercules
“Indikator-indikator saat ini menunjukan bahwa negara kita sedang memprihatinkan. Baru saja pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang menurut saya itu wujud bahwa kita menyerah total kepada bangsa asing," kata Prabowo di kediamannya di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018).
"Negara kita sangat kaya memiliki banyak sumber daya alam yang bisa kita kelola sendiri,” Prabowo menambahkan.
Berita Terkait
-
Prabowo Disangka Cuma Pemilik Restoran saat Jamuan Makan Malam
-
Anies Malas Komentari Ramalan Prabowo soal Air Laut Sampai ke HI
-
Kubu Jokowi: 2025 Jakarta Digenangi Air Laut itu Isu Lama
-
Rebutan Wagub DKI, PKS Khawatir Pengaruhi Perolehan Suara Prabowo
-
Sandiaga Uno Resmikan Laman Daring untuk Kampanye Pahese
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kronologi Waketum PSI Bro Ron Dipukul Orang Tak Dikenal, Pelaku Kini Mendekam di Polsek
-
Bela Nasib Karyawan Malah Dipukul, Polisi Ciduk 2 Pelaku Penganiaya Waketum PSI Bro Ron
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas
-
Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya
-
KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa
-
Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat
-
Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel