Suara.com - Aparat Satpolair Polres Probolinggo telah mengevakuasi tujuh korban selamat Kapal Motor Multi Prima 1 ke Pelabuhan Tanjung Tembaga, Jawa Timur. Tujuh korban ini merupakan anak buah kapal KM Multia Prima yang tenggelam usai diterjang ombak di laut lepas.
Para korban ini berhasil diselamatkan setelah KM Cahaya Abadi menangkap sinyal KM Multi Prima 1 sesaat sebelum tenggelam.
Tujuh ABK Kapal Motor Multi Prima 1 yang selamat itu, kini sudah berada di Biddokkes Polres Probolinggo untuk bisa mendapatkan perawatan medis. Saat dibawa ke daratan, tujuh ABK kapal nahas itu terlihat masih mengalami trauma.
KM Multi Prima 1 yang dilaporkan berisi 14 penumpang itu tenggelam di perairan Sumbawa–Lombok usai diterjang ombak saat kondisi cuaca buruk. KM Multi Prima 1 bermuatan bahan bangunan, seperti batako, besi baja dan sejumlah pakan ternak berlayar dari Surabaya hendak menuju Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.
“Kira–kira gelombang setinggi 2 meter yang menerjang. Kami tidak tahu bagian mana yang bocor, air tiba-tiba masuk,” terang salah satu survivor, Bob Christ Butarbutar (26) seperti dikutip TimeIndonesia.co.id—jaringan Suara.com pada Sabtu (24/11/2018) malam.
Sejauh ini, 7 dari 14 penumpang kapal itu baru ditemukan dalam kondisi selamat. Sedangkan 7 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Berita Terkait
-
Nama-nama ABK Kapal Multi Prima 1 yang Hilang di Selat Bali
-
Menegangkan, Detik-detik KM Multi Prima 1 Tenggelam di Selat Bali
-
Kapal Multi Prima 1 Tenggelam di Selat Bali, 7 ABK Hilang
-
Monumen Tragedi KM Sinar Bangun akan Dibangun di Danau Toba
-
Kapal Arung Samudera Tenggelam di Bengkulu, 7 Orang Hilang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
Terkini
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Legislator PKS ke BNN: Jangan Biarkan 'Whip Pink' Makin Gila, Perlu Ditindak Tegas
-
Jadi Saksi Dugaan Korupsi Chromebook, Jaksa Ungkap Riwayat Susy Mariana saat Persidangan
-
Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Daftar Nama Sekolah Penerima Dana Program Sekolah Gratis dari Pemprov Papua Tengah
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional