Suara.com - Pembangunan monumen untuk mengenang tragedi tenggelam KM Sinar Bangun 4 di Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara ditargetkan selesai pada 2018, kata Sekretaris Daerah Pemkab Simalungun Gidion Purba.
"Masih perancangan replika bentuk kapal, dan kami targetkan rampung tahun ini (2018)," kata Gidion seperti dikutip dari Antara, Minggu (19/8/2018).
Pemerintah bersama elemen masyarakat pada awal Juli 2018 melakukan peletakan batu pertama pembangunan monumen tersebut, sedangkan keluarga korban dalam acara itu turut "mengubur' barang-barang milik korban tenggelam ke dalam satu lubang di kawasan Nagori Tiga Ras.
Ia mengatakan replika KM Sinar Bangun 4 dirancang lulusan ITB sesuai dengan arahan Menteri Koordinator Kemaritiman RI Luhut Binsar Panjaitan.
"Agar bentuknya tidak asal jadi sehingga memberikan kenangan baik bagi keluarga korban," ujar dia.
Jika keluarga korban ingin melakukan suatu kegiatan, seperti ziarah atau mengenang korban, kata dia, ada tempat yang dituju, yakni monumen tersebut.
Selain itu, kata dia, tempat tersebut bisa diberdayakan dan difungsikan sebagai objek wisata baru bagi masyarakat luas, dengan harapan bisa menambah penghasilan warga sekitarnya.
KM Sinar Bangun 4 tenggelam dalam pelayaran rute Simanindo Kabupaten Samosir-Tiga Ras Kabupaten Simalungun pada 18 Juni 2018.
Sebanyak 164 penumpang dinyatakan hilang, tiga ditemukan tewas, dan 21 selamat, termasuk nakhoda dan awak kapal.
Upaya pencarian dan pengangkatan jasad korban terkendala kedalaman air yang mencapai 500-an meter dan pengadaan peralatan ke Danau Toba.
Berita Terkait
-
Besok, Malindo Air Mulai Angkut Wisatawan Malaysia ke Danau Toba
-
Polemik Pindah Agama, Arnita Kembali Kuliah di IPB 1 September
-
Kapal Arung Samudera Tenggelam di Bengkulu, 7 Orang Hilang
-
Menristekdikti Siap Berikan Beasiswa Arnita, Mahasiswi IPB Mualaf
-
Beasiswa Disetop karena Mualaf, Ini Tanggapan Menristekdikti
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!