Suara.com - Pria bernama Mat Roji (30) perampok bersenjatakan celurit kini harus berjalan satu kaki setelah dilumpuhkan timah panas oleh polisi. Sebelum tertangkap, Mat Roji dan kawanannya melakukan perampokan di sebuah rumah warga di Dusun Panggung, Desa Kambingan, Tumpang.
Kepala Polisi Resor Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, para pelaku sempat mengancam korban dengan menggunakan celurit.
“Pelaku naik ke lantai dua. Kemudian merusak pintu rumah korban di Dusun Panggung, Desa Kambingan, Tumpang. Saat kepergok pemilik rumah, tersangka langsung mengalungkan celurit ke leher korban,” kata Ujung seperti diwartawakan Beritajatim.com, Selasa (27/11/2018)
Aksi tersebut, menurut Ujung, dilakukan tersangka pada hari Selasa (6/11/2018) dini hari. Dengan ancaman senjata tajam itu, kawanan perampok langsung membabat habis barang-barang berharga di rumah korban. Bahkan, uang sebesar Rp 26 ribu disikat para perampok tersebut.
“Pelaku memakai penutup wajah saat beraksi. Uang yang diambil hanya Rp 26 ribu saja, lalu perhiasan emas dan telepon genggam,” paparnya.
Terkait pengungkapan kasus ini, komplotan ini secara acak menyasar rumah yang menjadi target perampokan. “Kawanan pelaku ini mencari sasaran dengan cara diacak. Jalan kaki, begitu ada kesempatan mereka langsung beraksi,” tambah Ujung.
Dalam kasus ini, polisi baru bisa membekuk Mat Roji. Sedangkan dua pelakunya masih dalam tahap pengejaran.
“Setelah kita lakukan penyelidikan, dua pelaku hari ini berhasil kita tangkap. Sementara 2 pelaku lainnya berinisial E dan R masih buron,” beber Ujung.
Atas perbuatannya, tersangka di jerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara
Baca Juga: Jokowi Minta Ekspor Bahan Mentah Hasil Tambang Dihentikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis