Suara.com -
Ruas Jalan Raya Puncak yang berada di kawasan Riung Gunung, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami retak. Polisi pun memberlakukan buka-tutup jalan di lokasi tersebut.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan retaknya jalan dengan panjang sekitar 20 meter tersebut terjadi akibat hujan yang mengguyur wilayah Puncak dalam beberapa hari terakhir.
"Iya retak lagi sore tadi. Sekitar 20 meter di lokasi pengerjaan talud yang dulu longsor," kata Hasby, kepada Suara.com, Rabu (28/11/2018).
Selain itu, retakan tersebut juga dipengaruhi oleh getaran kendaraan yang melintas di Jalan Raya Puncak. Hingga saat ini, pihaknya tengah melakukan buka-tutup arus lalu lintas di lokasi kejadian.
"Kendaraan masih bisa lewat, tapi harus bergantian dengan buka-tutup arus jalan karena sekarang hanya bisa dilewati satu lajur saja," jelas Hasby.
Polisi mengimbau agar masyarakat yang akan melintasi Jalan Raya Puncak menuju wilayah Cianjur dan sekitarnya dapat menggunakan jalur alternatif via Cibubur-Jonggol-Cariu-Cianjur maupun Sukabumi.
"Untuk antisipasi kepadatan kita imbau masyarakat lewat jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas kita lakukan sampai waktu yang belum ditentukan," tutupnya.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Peserta Reuni 212 Janji Tak Bawa Atribut Capres - Cawapres
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana