Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menutup sementara atau shutdown pemerintahan federal jika Kongres tidak mendanai pembangunan tembok besar perbatasan AS- Meksiko. Ia meminta Kongres memberikan dana jaminan sebesar 5 miliar dolar AS.
Berbicara kepada Politico di Gedung Putih, Trump mengatakan permintaan dana sebesar 5 miliar dolar AS itu hanya untuk membangun penghalang fisik di perbatasan. Menurut dia, pendanaan tambahan akan diperlukan untuk keamanan perbatasan.
Ia mengklaim fraksi Demokrat yang beroposisi perlu memberinya “dukungan bagi Keamanan Perbatasan termasuk Tembok” serta perubahan kebijakan keras lain di bidang imigrasi.
Tetapi sekelompok anggota yang membelot dari fraksi Republik yang mayoritas di Dewan Perwakilan bersama fraksi Demokrat yang bersatu, dalam beberapa minggu terakhir menolak perubahan UU Imigrasi yang diminta Trump.
Trump mengisyaratkan ia dapat menghindari shutdown pemerintahan dan membangun tembok perbatasan dengan memanfaatkan militer AS. Ia telah mengerahkan militer ke perbatasan AS-Meksiko bulan lalu untuk memasang kawat berduri dan pagar.
Anggota parlemen AS harus bertindak untuk mengeluarkan RUU pengeluaran anggaran pada 7 Desember guna mendanai beberapa lembaga pemerintah, termasuk Departemen Keamanan Dalam Negeri yang mengawasi perbatasan dan imigrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!