Suara.com - Aparat Polda Jawa Timur menggerebek lokasi striptis dan prostitusi berkedok tempat karaoke di Maxi Brillian Live Music Resto dan Karaoke, Jalan Semeru Nomor 84-86, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjen Kidul, Blitar Jawa Timur.
Dalam penggrebekan yang dilakukan pada hari Senin (3/12) tersebut, polisi menetapkan Ratna Ayu Kinanti dan Juwito Qairul Anwar sebagai tersangka.
Ratna Ayu Kinanti mematok harga Rp 1 juta per satu gadis pemandu lagu yang ingin disewa pelanggan.
Pembagiannya, dari harga tersebut, Mami mendapatkan 40 persen atau Rp 400 ribu, sedangkan manajer mendapatkan 20 persen atau Rp 200 ribu.
"Sedangkan pemandu lagu mendapatkan sisanya, yakni Rp 400 ribu per tamu," jelas Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim Ajun Komisaris Besar Festo Ari Permana, Selasa (4/12/2018).
Festo menambahkan, dari pengakuan tersangka Mami, saat ini dia memiliki 40 orang pemandu lagu. "Ada 40 pemadu lagu di bawah Mami ini," jelasnya.
Sebelumnya, Subdit IV, Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap tempat prostitusi berkedok rumah karaoke di Blitar, Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera mengatakan, dalan penggrebekan, ada puluhan pemandu lagu yang diamankan untuk dimintakan keterangan.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Pemain Real Madrid Kembali Sabet Ballon d'Or, Florentino Perez Semringah
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin