Suara.com - Pelaku penjual blangko e-KTP secara online, Nur Ishadi Nata mengaku hanya iseng. Hal ini disampaikan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh setelah pihaknya mendapatkan data dari Tokopedia, tempat Nur menjual blangko tersebut, pihaknya langsung menghubungi Nur.
Zudan menerangkan, awalnya Nur mencuri 10 blangko E-KTP milik ayahnya yang merupakan mantan Kepala Dinas Disducapil Tulang Bawang, Lampung.
"Anaknya sudah bilang ke saya, sudah saya telepon, ini hanya iseng," kata Zudan di Gedung KK, Kompleks Parlemen, Kamis (6/12/2018).
Meskipun beralaskan hanya berawal dari keisengan, Zudan menganggap tindakan Nur sudah fatal karena berdampak pada Disdukcapil sendiri.
"Ini iseng yang menurut saya fatal. Akibatnya bagi kami, kesannya kami nggak serius," ujarnya.
Meskipun begitu, Zudan mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan sanksi kepada Nur karena ada pihak kepolisian yang lebih berwenang. Menurutnya, kasus ini sudah termasuk ke dalam tindak pidana umum.
Lebih jau Zudan mengatakan, seharusnya sang Ayah yang merupakan mantan pejabat Disdukcapil tidak boleh menyimpan blangko e-KTP di rumah kecuali ada kepentingan khusus.
"Blangko itu boleh dibawa ke rumah kalau ada keperluan (khusus), misalnya mau dibawa untuk jemput bola ke RT/RW sekitar rumah kan harus dibawa ke rumah dulu itu boleh," ujarnya.
Meskipun dinilai salah, namun Zudan meyakini kalau mantan pejabat tersebut tidak bisa diberikan sanksi lantaran sudah tidak aktif sebagai PNS lagi.
Baca Juga: Video Puting Beliung Terjang Kota Bogor Hari Ini, Ngeri!
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal