Suara.com - Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, perekaman KTP elektronik atau e-KTP di wilayah Papua masih terkendala sejumlah faktor. Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut perekaman e-KTP di Papua masih di bawah 70 persen.
Menurut Zudan, sulitnya akses atau kendala geografis di wilayah Papua menjadi faktor terbesar dalam proses perekaman e-KTP.
Faktor kedua yang menurutnya menyulitkan perekaman e-KTP di Papua adalah mayoritas masyarakat di daerah itu yang belum menganggap e-KTP sebagai dokumen penting. Menurutnya banyak warga yang lebih memilih untuk fokus menjalankan pekerjaan sehari-harinya.
Namun demikian, kata Zudan, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada masyarakat Papua terkait dengan pentingnya e-KTP tersebut.
"Sekarang sedang kami sosialisasikan bahwa BPJS harus dengan e-KTP. Untuk program-program di Papua juga dengan KTP elektronik," kata Zudan di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Kamis (6/12/2018).
Faktor lain adalah beberapa alat pendukung pembuatan e-KTP yang rusak. Namun kerusakan itu tidak bisa langsung diganti dengan menggunakan biaya APBN. Sebab, APBN hanya menyediakan untuk satu kali pengadaan barang.
"Beban APBN hanya boleh diberikan satu kali alat perlengkapan KTP elektronik, kalau itu rusak menjadi beban APBD harus pengadaannya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kontak Senjata Masih Berlangsung di Nduga Papua, Evakuasi Jenazah Terganggu
-
Meskipun Pekerja Diserang, Tak Menyurutkan Jokowi untuk Membangun Papua
-
E-KTP di Papua Masih Rendah, Mendagri: Kami Harus Bawa Uang Banyak
-
Mendagri Klaim Perekaman e-KTP untuk Pemilu 2019 Sudah 97 Persen
-
Blanko e-KTP Bisa Dibeli di Pasar, Mendagri Bantah
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak
-
5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal
-
Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu