“Dari mereka yang tahu atau pernah mendengar pernyataan Prabowo tersebut, sebesar 44.8 persen menyatakan tidak suka, sementara sebesar 45.7 persen menyatakan bahwa mereka suka dengan pernyataan tersebut,” kata dia.
Sementara itu, upaya Prabowo-Sandi untuk melakukan rebranding terhadap sosok Prabowo dengan memunculkan isu the new Prabowo, ternyata hanya diketahui oleh 13.0 persen pemilih. Dari mereka yang mengaku pernah mendengar isu tersebut, sebesar 54.9 persen menyatakan suka. Dan hanya sebesar 34.0 persen yang menyatakan tidak suka.
Isu bahwa rapat tahunan IMF memberikan dana bantuan dua milliar kepada korban gempa Palu dan Lombok, diketahui oleh 12.1 persen pemilih. Dari mereka yang mengetahui kegiatan tersebut, sebesar 82.1 persen menyatakan suka dengan kegiatan tersebut. Dan hanya sebesar 10.3 persen yang menyatakan tidak suka.
Sementara politik sontoloyo yang diucapkan oleh Presiden Jokowi diketahui oleh 11.7 persen pemilih. Dari mereka yang tahu atau pernah mendengar, sebesar 21.4 persen menyatakan suka dengan pernyataan tersebut. Sementara 60.1 persen dari mereka yang pernah mendengar kasus tersebut menyatakan tidak suka dengan pernyataan politik sontoloyo.
“Kemudian Isu Yusril menjadi pengacara tim Jokowi-Maruf hanya diketahui oleh 5.8 persen pemilih. Dari mereka yang mengetahui isu tersebut, sebesar 42.5 persen menyatakan suka dengan isu tersebut. Sementara sebesar 36.8 persen dari mereka yang pernah mendengar kasus tersebut, menyatakan tidak suka,” ucap dia.
Survei ini dilakukan pada tanggal 10-19 November 2018. Survei menggunakan 1200 responden di 34 provinsi, dengan metode wawancara langsung.
Ambang batas kesalahan survei ini kurang lebih 2.9 persen. Selain survei, LSI Denny JA juga melengkapi survei ini dengan riset kualitatif dengan metode FGD, wawancara mendalam, dan analisis media.
Dalam rilis survei mengenai isu dan program capres ini, LSI Denny JA juga melengkapi data dengan hasil pemantauan media massa serta media sosial yang dilakukan di Strategic Room LSI.
Baca Juga: Siswi Ngaku Diperkosa di SMP Barunawati 2 Cemarkan Nama Baik Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan