Suara.com - Telepon genggam atau ponsel seorang kontributor TV One, Arief Budiman Saputra hilang setelah saat meliput kegiatan Calon Presiden Prabowo Subianto. Prabowo hadiri acara perayaan Maulid Nabi Muhammad dan Haul Habib Kwitang di Majelis Ta'lim Al Habib Ali Al Habsyi di Jalan Kwitang Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pantauan Suara.com, Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB beserta rombongannya. Prabowo tidak mengeluarkan komentar apapun seraya menuju ke dalam masjid. Terlihat dirinya hanya bersalaman dengan masyarakat yang hadir.
Aktivitas Prabowo tidak bisa terpantau karena awak media dilarang masuk ke dalam. Awak media pun hanya bisa menunggu di area luar masjid dan menyatu dengan para masyarakat yang hadiri acara tersebut. Acara itu dihadiri oleh ratusan umat muslim.
Saat Prabowo hendak meninggalkan lokasi, masyarakat yang bersiap-siap untuk makan bersama teralihkan perhatiannya dengan Prabowo. Pada saat itulah telepon genggam milik Arief raib.
"Tadi pas acara selesai mau jalan keluar doorstop Prabowo, tiba-tiba hp berasa ada yang ngambil dari kantung celana. Pas di cek lagi sudah nggak ada," kata Arief di lokasi.
Usai kehilangan telefon genggamnya, Arief belum bisa mencarinya karena masih harus meliput Prabowo sambil berdesak-desakan dengan massa yang ingin berjabat tangan dengan Prabowo. Setelah Prabowo meninggalkan lokasi barulah Arief mencarinya dengan menghubungi panitia penyelenggara.
"Tadi sudah ketemu pihak panitia mereka minta nomor handphone dan foto id card. Soalnya tadi ada pengumuman juga dari panitia kalau mereka menemukan handphone," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo - AHY Kompak ke Haul Habib Kwitang
-
Prabowo Marah ke Wartawan Tak Beritakan Reuni 212, Ketua AJI : Berlebihan
-
Prabowo Salahkan Pers Banyak Bohong, Tim Jokowi: Berita Reuni 212 Objektif
-
Sandiaga 9 Kali Jual Saham Saratoga untuk Biaya Kampanye
-
Sandiaga Lebih Hebat dari Nabi Yusuf Dalam Mengatasi Krisis, PSI : Arogan!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker