Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan di atas logo Persija Jakarta dipasang dua bintang. Itu dipasang setelah Pesija meraih gelar juara Liga 1 musim 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12/2018).
Anies mengatakan gelar juara Liga 1 musim 2018 itu menunjukkan semangat yang tinggi dari Persija dan suporternya The Jakmania.
"Pak Gede (Widiade) tadi mengatakan tahun ini Persija sudah meraih tiga emas. Bagi warga Jakarta, syukuri ini. Insya Allah, kenikmatan ditambah dan jadi kebanggaan bagi semua," kata Anies, Minggu malam.
Anies juga meminta The Jakmania untuk menjaga fasilitas publik dan pulang dari stadion dengan tertib. Klub sepak bola Persija Jakarta berhasil menjadi juara Liga 1 Indonesia musim 2018 usai menaklukkan Mitra Kukar dengan skor 2-1 di laga pekan terakhir atau pekan ke-34.
Dua gol dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta tersebut dicetak oleh penyerang Marko Simic pada menit ke-17 dan 59. Sementara Mitra Kukar mencetak gol di menit ke-88 melalui tendangan Aldino Herdianto.
Dengan demikian, di klasemen akhir Liga 1, Persija mengumpulkan 62 poin. Jumlah ini lebih banyak satu angka daripada PSM Makassar yang di laga lainnya menaklukkan PSMS Medan dengan skor 5-1 di Stadion Andi Mattalata, Makassar.
Gelar juara menjadi catatan manis bagi Persija karena terakhir kali mereka mendapatkan gelar serupa adalah tahun 2001 atau 17 tahun lalu. (Antara)
Berita Terkait
-
Senin Siang, Anies Konvoi Kemenangan Persija dari Senayan ke Balai Kota
-
Persija Juara Liga 1 2018, Anies Selebrasi Turun Lapangan
-
Akhirnya, Jakmania Tak Punya Tiket Boleh Masuk Lewat Pintu 7 GBK
-
Nostalgia Pasutri Jakmania dan Jak Angel di Laga Persija vs Mitra Kukar
-
Anies Sediakan Nobar di Kelurahan, Jakmania: Bedalah Kalau Nonton Langsung
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Nostalgia Masa Kecil Rano Karno, Trem Bakal Hidup Lagi di Kawasan Kota Tua Jakarta
-
Pramono Bantah Isu IKJ Pindah ke Kota Tua, Siapkan Ruang Ekspresi Seni ala Amsterdam