Suara.com - Sial benar nasib warga Satuman nyawangnya melayang usai ditabrak pengendra sepeda motor di Jalan Raya Palrejo, Jombang, Jawa Timur Senin (10/12/2018) malam. Nahasnya, korban ditabrak mobil truk ketika melawan arus.
Seperti dikutip Beritajatim.com, awalnya Satuman milih menepi saat berjalan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat bernopol S 6410 OE. Saat melawan arah, tiba-tiba dari arah yang berlawanan melintas sebuah truk secara.
Kontan, ketika itu korban langsung dihantam truk yang belum pelat nomor kendaraannya diketahui tersebut. Saat ditabrak, tubuh Satuman terpental dan terperosok ke aspal. Tragisnya, sopir truk itu justru kembali menancap gas kendaraaannya saat korban mengalami sekarat akibat dari tabrakan tersebut.
"Korban meninggal di lokasi kejadian," kata Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, Selasa (11/12/2018).
Dugaan sementara, penyebab korban meninggal dunia karena lalai saat mengendarai sepeda motor. Sejauh ini, polisi juga masih mendalami soal identitas sopir truk terkait kecelakaan yang mengakibatkan Satuman tewas.
"Dia (Satuman) nekat melawan arus. Saat ini kami sedang menyelidiki identitas truk yang menabrak," tandasnya. (Beritajatim.com)
Berita Terkait
-
Naik Motor Lawan Arus, Tentara Tewas Ditabrak KRL di Jakarta Barat
-
Olah TKP Kecelakaan Maut Tewaskan 3 Santri, Polisi Gunakan Alat 3 Dimensi
-
Hari Kedua Lebaran, Tol Jakarta-Cikampek Masih Macet
-
Kabur Setelah Tabrak Pejalan Kaki, Sopir TJ Jadi Tersangka
-
Antar Korban ke Pemakaman, Pelajar Penabrak Balita Urung Ditahan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'