Suara.com - Corporate Secretary Jakpro Hani Sumarno memastikan groundbreaking pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara tetap berlanjut meski belum mengantongi izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
Menurut Hani, peletakan batu pertama atau groundbreking sudah lama direncanakan sehingga tak perlu harus menunggu izin amdal keluar.
"Sebetulnya Amdal dan groundbreaking itu enggak ada hubungannya, karena persyaratan groundbreaking itu tidak terkait dengan Amdal," kata Hani saat dihubungi, Selasa (11/12/2018).
Hani menjelaskan, sementara dilakukan grounbreaking, proses pembuatan dokumen Amdal terus berjalan. Menurut Hani, groundbreaking hanyalah peletakan batu pertama secara simbolis, setelah grounbreaking proses pembangunan ITF masih panjang.
Oleh karenanya, grounbreaking tidak perlu menunggu sampai dokumen Amdal keluar terlebih dahulu. Sesuai dengan rencana awal, groundbreaking akan tetap dilakukan pada 20 Desember mendatang.
"Jadi, amdal itu ada tahapan-tahapan dan masuk domain di tim Amdal itu, di Dinas Lingkungan Hidup. Nah ini kalau ground breaking, tidak harus menunggu amdal," ungkap Hani.
Untuk diketahui, amdal merupakan kajian mengenai dampak yang dihasilkan terhadap lingkungan dari pembangunan suatu kegiatan atau proyek. Dokumen Amdal menjadi salah satu persyaratan sebelum melakukan pembangunan dan digunakan oleh pemerintah untuk memutuskan apakah pembangunan layak atau tidak untuk dilanjutkan.
Pembangunan ITF sudah direncanakan sejak era kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo. Namun setelah tiga kali berganti gubernur, barulah pada era kepemimpinan Anies Baswedan saat ini, ITF akan mulai dibangun.
Baca Juga: Super Tajir, Lelaki Ini Kenakan Emas Seberat 13 Kg Setiap Hari
Berita Terkait
-
Groundbreaking Pembangunan ITF 20 Desember, DKI Belum Kantongi Amdal
-
Jakpro Target Proyek Pulau Reklamasi Rampung dalam 10 Tahun
-
Jakpro Santai Jika Proyek Stadion Persija Diserahkan ke Dispora
-
Prasetio ke Anies: Kalau Tak Percaya Dinas, Pecat Saja!
-
Jakpro Garap Proyek Pengelolaan Sampah Canggih Sunter Rp 3,8 T
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Proyek IT MBG Rp1,2 T Dituding Gaib, Kepala BGN Pastikan Anggaran Nyata dan Transparan
-
Bukan Sekadar Pelengkap, Sekjen KPP RI: Legislator Perempuan Kini Bagian dari Pengambil Kebijakan
-
Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024
-
PKS Mendadak Copot Khoirudin dari Kursi Ketua DPRD DKI Jakarta, Ada Apa?
-
Istri Nadiem Makarim Sambangi DPR RI, Minta Audensi Terkait Kasus Chromebook
-
Jutaan Laporan Masuk, KAI Temukan Puluhan Kasus Pelecehan Seksual
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata
-
Pakar: Pakta Pertahanan Indonesia dan AS Bikin China Berpotensi Tercekik, Kenapa?
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat