Suara.com - Tim Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin mengklaim banyak mendapatkan fakta Prabowo Subianto - Sandiaga Uno bersandiwara. Bahkan salah satu tim Jokowi, Sandiaga pantas menjadi pemain sinetron.
Hal itu dinyatakan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Irma Suryani Chaniago. Politisi Partai Nasdem itu menuding kubu Prabowo - Sandiaga kerap bermain sandiwara.
Irma pun mencontohkan, selain Sandiaga, ada juga Ratna Sarumpaet yang melakukan sandiawara atas kasus penyebaran berita bohong beberapa waktu lalu.
"Kita sudah beberapa kali mendapatkan fakta bahwa mereka selalu bikin sandiwara. Yang pertama, sandiwaranya Ratna Sarumpaet yang sama-sama tahu bahwa itu pasti ada sutradaranya, nggak mungkin ada sutradaranya. Tapi karena sutradaranya tidak profesional makanya ketahuan sama juga dengan Sandiwara Uno ini dipasar," kata Irma di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (14/12/2018).
Irma pun menyebut terbongkarnya sandiwara yang dilakukan kubu Prabowo - Sandiaga dikarenakan tidak handalnya sutradara dalam membuat sandiwara. Karenanya, ia menilai sandiwara yang dilakukan kubu Prabowo-Sandiaga merupakan sandiwara yang tidak mendidik.
"Ini akhirnya ketahuan karena sutradaranya nggak handal, sutradaranya masih belajar kayaknya sehingga tempelan-tempelan yang dipasar itu yang seharusnya itu bukan merupakan sandiwara mereka pasti copot "nggak usah, nggak usah dicopot biarin saja", niatan sekali permainan player victim-nya, ini menurut kami sandiwara-sandiwara yang tidak mendidik rakyat gitu," ucap Irma.
Tak hanya itu, Irma juga menilai sandiwara tersebut sengaja dilakukan pihak Prabowo-Sandiaga dikarenakan terbiasa membuat berita bohong dan berulang-ulang.
"Tentunya kelihatan sekali bahwa ini sengaja dilakukan karena memang terbiasa membuat hoaks. Membuat hoaks, membuat fitnah terlalu biasa baginya, kayaknya ini hal-hal selalu diulang diulang diulang," tandasnya.
Baca Juga: Kubu Jokowi Minta La Nyalla Jangan Serang Prabowo - Sandiaga dengan Hoaks
Berita Terkait
-
Tim Jokowi: Sandiaga Pintar Sandiwara, Jadi Pemain Sinetron Saja
-
Mahasiswa Bakar Ban di Perempatan Bank Indonesia Tolak Kedatangan Jokowi
-
Sindir Sandiaga, Kubu Jokowi : Awal Saja Mulai Sandiwara Apalagi Jadi
-
Sandiaga Umbar Janji Penghapusan Pajak UMKM Selama 2 Tahun Jika Terpilih
-
Jokowi : Penggunaan Dana Desa Harus Tepat Sasaran dan Sesuai Kebutuhan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC