Suara.com - Pengemudi ojek online yang tergabung dalam Forum Gabungan (FORGAB) Roda Kosong Dua mengaku sudah lelah memperjuangkan haknya kepada pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi. Dengan demikan, FORGAB memberikan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Juru bicara FORGAB Zulfikar mengatakan, sikap tegas dukungan mereka ke Prabowo - Sandiaga, karena melihat adanya secercah harapan dari Capres dan Cawapres nomor urut 02.
"Saat kebijakan aplikator yang kami rasakan tidak berpihak pada kami, kami hadapi DPR dan demo, puncaknya ke Istana," kata Zulfikar saat deklarasi dukungan di Jalan Kantor Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018).
Sebelum mendeklaraikan dukungan, perwakilan FORGAB kata Zulfikar, sempat bertemu dengan Prabowo dan menceritakan segala keluh kesahnya.
Selain itu, Zulfikar mengatakan para pengemudi ojek online masih ingat dengan janji dan kontrak politik yang disampaikan Prabowo pada perayaan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2018 lalu. Saat itu Prabowo sempat menyebut akan memberikan solusi kepada pengemudi ojek online.
"Kontrak politik di poin 8 akan perjuangkan nasib ojek online dan regulasi. Kami tegaskan bahwa harapan pada Prabowo bukan keniscataan dan bisa terwujud," ucap Zulfikar.
Dukungan pengemudi ojol disambut baik Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga.
Wakil Ketua BPN Mayjend (Purn) Yudi Margiono Yusuf mengungkapkan bahwa Prabowo selalu memperjuangkan kesejahteraan yang tertuang dalam visi dan misi.
"Kami hargai upaya dan dukungan, apa yang diperjuangkan Prabowo ada di visi misi yaitu keinginan liat semua warga tersenyum artinya berikan hal terbaik pada kehidupan masyarakat," ujar Yudi.
Berita Terkait
-
Tim Jokowi Klaim Kumpulkan Fakta Sandiwara Prabowo - Sandiaga
-
Tim Jokowi: Sandiaga Pintar Sandiwara, Jadi Pemain Sinetron Saja
-
Mahasiswa Bakar Ban di Perempatan Bank Indonesia Tolak Kedatangan Jokowi
-
Sindir Sandiaga, Kubu Jokowi : Awal Saja Mulai Sandiwara Apalagi Jadi
-
Sandiaga Umbar Janji Penghapusan Pajak UMKM Selama 2 Tahun Jika Terpilih
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah