Suara.com - Sebuah batu yang diduga sudah ada sejak zaman batu besar alias megalitikum, ditemukan di Desa Jarakan Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.
Keberadaan situs tersebut dilaporkan masyarakat setempat ke Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang.
Kadispar Empat Lawang Mgs Nawawi mengakui, baru saja mengetahui hal tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat Desa Jarakan.
”Adanya di Desa Jarakan Pendopo arah Bukit Gadung. Laporan yang masuk sejak dua hari lalu, baik dari warga maupun komunitas," kata Nawawi, Jumat (14/12/2018).
Batu tersebut, lanjutnya, diduga sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka. Meski demikian, pihaknya belum bisa meneliti lebih jauh mengenai umur situs tersebut.
"Untuk jelasnya, masih kita lakukan koordinasi dengan Badan Arkeologi. Tim kita sudah berada di lokasi untuk melakulan pengamatan lebih lanjut," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan Budi Wiyana mengakui tim dari Balai Arkeologi sudah pernah ke lokasi batu megalith di Desa Jarakan Kecamatan Pendopo.
“Di bawah tahun 2010 lalu sudah ada yang ke sana tapi bukan saya, memang benar itu batu peninggalan zaman megalith, itu sudah kita tinjau karena lukisan yang tampak di batu itu terbentuknya di zaman megalith,” ujarnya.
Batu megalith di Empat Lawang lanjut Budi, sama halnya dengan yang ditemukan di Kota Pagaralam dan secara umum batu megalitikum di Empat Lawang masuk dalam Megalith Pasemah.
Baca Juga: JPO Tosari Dibongkar, Rekayasa Lalin Diberlakukan Malam Ini
“Kita dukung apabila itu dijadikan tempat objek wisata,” pungkasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!