Suara.com - Seorang perempuan hamil ditemukan tewas dengan mengenaskan di perkebunan sawit di Kalimantan Barat, Selasa (18/12/2018). Perempuan hamil itu bernama Helena Idawati (42).
Mayat perempuan hamil Helena Idawati ditemukan oleh warga Desa Nanga Kenepai, Kecamatan Semitau. Posisi mayat perempuan hamil Helena Idawati ditemukan tertelungkup.
Penemuan mayat perempuan hamil Helena Idawati sudah ditangani Kepolisian Resor Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Polisi segera menyelidiki penemuan mayat perempuan hamil Helena Idawati.
"Korban ditemukan dalam keadaan telungkup," ungkap Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Handoyo.
Helena Idawati warga Dusun Tanjung Keliling, Desa Tanjung Keliling, Kecamatan Seberuang, Kapuas Hulu. Mayat perempuan hamil Helena Idawati pertama kali ditemukan rekan kerjanya bernama Arnel, ketika hendak berangkat kerja di lahan kebun sawit milik PT DNL KHTE tepatnya di Divisi I H. 16.
Arnel melihat sosok mayat perempuan hamil Helena Idawati dengan posisi tertelungkup ke tanah. Setelah melihat kejadian tersebut, Arnel memanggil Security PT DNL bernama Andreas dan kawan-kawan lainnya.
"Begitu mereka (saksi) melihat dengan jarak dekat, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal," kata Handoyo.
Kepolisian sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi terhadap korban yang langsung dibawa ke Puskesmas Semitau untuk dilakukan visum.
"Kasus tersebut masih kami dalami, terkait penyebab kematian korban," kata Handoyo.
Baca Juga: Pamit Pergi Mencari Udang, Mardi Pulang Jadi Mayat
Saat ditemukan mayat perempuan hamil Helena Idawati telungkup sudah tidak bernyawa dengan kondisi celana korban turun. Sehingga bagian pantat korban terlihat. Perhiasan korban seperti, gelang, kalung dan jam tangan korban masih di kenakan.
Ada beberapa bagian tubuh korban yang mengalami cedera, dan mengeluarkan darah yaitu bagian mulut dan kaki kiri yakni di bawah lutut. (Antara)
Berita Terkait
-
Gundukan Tanah Misterius Itu Ternyata Ada Mayat Bayi Terkubur
-
Penemuan Mayat Perempuan Pakai Helm di Boyolali Diduga Korban Pembunuhan
-
Misteri Mayat Bayi di Kantong Kresek Merah, Polisi Cari Pembuang
-
Tak Mau Masak dan Cuci Baju, Istri Dibunuh karena Susah Diatur
-
Kantor Bupati Kabupaten Mappi Papua Digegerkan Penemuan Mayat
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
KPK Telusuri Aliran Dana CSR BIOJK, Dua Pensiunan BI Diperiksa
-
KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta
-
Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran
-
Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar
-
AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun
-
Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza
-
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP
-
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas
-
CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?