Suara.com - Kabupaten Pandeglang berstatus gawat darurat bencana selama 14 hari ke depan. Status itu dikeluarkan pasca terjadi tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) kemarin.
Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakanstatus gawat darurat baru akan dicabut jika ada pernyataan resmi dari BMKG yang menyatakan jika kondisi Pandeglang sudah aman kembali.
“Status gawat darurat saya berlakukan sampai 14 hari kedepan sampai keadaan stabil dan BMKG menyatakan aman,” katanya di Pandeglang, Minggu (23/12/2018).
Untuk sementara titik pengungsian masih tersebar di beberapa lokasi seperti kantor kecamatan, Kormil dan Polsek. Namun untuk posko utama bencana sementara ini dipusatkan di Kantor Kecamatan Labuan.
“Titik-titik pengungsi masih ada di kantor-kantor kecamatan, Koramil, Polsek, di rumah-rumah warga dan musala. Kami sedang identifikasi terus agar mereka lebih nyaman dari hujan karena luka-luka harus di obati,” ujarnya.
Senada dengan bupati, Gubernur Banten Wahidin Halim juga akan memberlakukan status gawat darurat di wilayah yang terdampak bencana tsunami Selat Sunda.
“Malam ini bupati akan menyatakan keadaan luar biasa dan provinsi juga akan menyatakkan keadaan luar biasa untuk memastikan bahwa telah terjadi suatu kondisi, karena nanti ada kaitannya dengan penggunaan anggaran,” tambahnya. (Bantennews.co.id)
Berita Terkait
-
Said Bajuri Pastikan Istri Ifan Seventeen Belum Ditemukan
-
Diterjang Tsunami, Empat Orang Tewas Saat Liburan Keluarga di Banten
-
Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Tsunami, Prabowo: Ada Kenalan Saya
-
Tangani Korban Tsunami di Selat Sunda, Ini yang Dilakukan IDI
-
Satu Keluarga ke Anyer Jadi Korban Tsunami, Istri Parwanto Belum Ditemukan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu
-
Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki
-
KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'
-
Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar
-
Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah