Suara.com - Bayi Bella dan Fahreza tak terluka sedikit pun pasca diterjang tsunami Selat Sunda, Anyer, Banten, Sabtu (22/12/2018). Bella dan Fahreza merupakan balita berusia 1 tahun dan 5 tahun.
Bella dan Fahreza berada di dalam kamar Villa Stephanie, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang saat tsunami Selat Sunda meluluh lantahkan Anyer. Mereka tengah berlibur dengan ayah dan ibunya.
Kusnaman (38) ayah Bella dan Fahreza tak henti-henti mengucap syukur setelah dirinya beserta istri dan tiga anaknya selamat dari terjangan gelombang tsunami Selat Sunda. Kusnaman, warga Bekasi, mengaku ketika tsunami Selat Sunda tiba dirinya beserta keluarga sedang berlibur dan menginap di Villa Stephanie, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Sesaat sebelum tsunami tiba dia bersama istrinya Jubaedah (37) sedang berada di ruang tamu. Semeetara tiga anaknya, yakni Dzakky Haedar (10), (Bella (5) dan Fahreza (1) tiba di Villa Stephanie sekitar pukul 14.30 WIB sedang tertidur di kamar.
Ketika itu, Kusnaman mengatakan sedang berbincang-bincang ringan dengan sang istri. Tiba-tiba sekitar pukul 21.30 WIB terdengar suara gemuruh. Lantas, Kusnaman yang sempat terkejut dengan suara gemuruh tersebut sempat melontarkan pertanyaan kepada istrinya. Namun sebelum sempat dijawab air lebih dulu menghempas dirinya dan istrinya itu.
"Itu sebelum istri saja jawab air udah lebih dulu masuk," tutur Kusnaman saat ditemui di Villa Stephanie, Carita, Pandeglang, Senin (24/12/2018).
Kusnaman secara sepontan lantas langsung menggenggam erat tangan istirinya. Dia dan istrinya pun kemudian terseret dari ruang tamu hingga ke dapur yang diperkirakan berjarak sekitar 6 meter.
Setelah itu, Kusnaman yang teringat akan anaknya langsung menuju kamar. Kusnaman mengatakan air yang masuk kedalam Villa tersebut hampir mencapai setinggi dadanya.
"Saya langsung lari ke kamar, kebetulan kamar anak saya itu masih terkunci jadi air tidak masuk langsung. Terus waktu saya buka, saya langsung lari ke anak saya yang bayi dan langsung saya gendong. Kalau yang lainnya istri saya yang amanin," imbuhnya.
Baca Juga: Terdengar Dentuman dari Gunung Anak Krakatau Pasca Tsunami Selat Sunda
"Alhamdulillah mungkin ini mukjizat Allah anak saya tidak ada yg luka sedikit pun," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi