Suara.com - Sebuah truk fuso yang mengangkut pasir terguling usai menabrak pembatas jalan di Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/12/2018) dini hari tadi.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi diduga karena sang sopir dalam kondisi mabuk. Sehingga tidak konsentrasi saat berkendara di jalan raya.
Kasubag Humas Polresta Bogor Kota AKP Yuni Astuti mengatakan, kecelakaan bermula saat sopir bernama Didin (32) yang mengendarai truk fuso B 9288 WQA melaju dari arah Parung menuju Simpang Pomad pukul 03.00 WIB.
"Di lokasi truk melaju kencang menabrak pembatas jalan dan terbalik," kata Yuni, Sabtu (29/12/2018).
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui sopir truk mengendarai truk dalam kondisi mabuk.
"Tidak ada korban jiwa. Sopir truk ternyata dalam pengaruh alkohol dan mengantuk," ungkap Yuni.
Kekinian, sopir truk sudah diamankan di Unit Laka Lantas Polresta Bogor Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara, arus lalu lintas di lokasi terpaksa ditutup karena truk belum dievakuasi.
"Arus lalu lintas dialihkan sementara karena truk masih dalam upaya evakuasi," imbuh dia.
Baca Juga: Dilarang Berperkara karena Jadi Caleg, Yusril: Silahkan Diskualifikasi Saya
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Marak Bencana, Wali Kota Bogor Ajak Warganya Berdoa Saat Tahun Baru
-
2 Bus Wisata Tabrakan Adu Banteng, Sejumlah Penumpang Dikabarkan Tewas
-
Letkol Dono Kusprianto Dimakamkan Secara Militer, Danpuspomad Menangis
-
Presiden Jokowi Bagi-bagi 4.000 Sertifikat Tanah di Cigombong Bogor
-
Pembebasan Lahan Bendungan Sukamahi dan Ciawi, Jokowi : Tinggal Bayar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar