Suara.com - Sisca Icun Sulastri, perempuan berusia 36 tahun yang tewas telanjang di kamar Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, dibunuh oleh Hidayat yang tak bisa membayar uang berkencan.
Awalnya, sesudah ditangkap polisi, Hidayat mengklaim dirinya dijanjikan Sisca uang Rp 2 juta untuk melayani nafsunya di kamar apartemen.
Namun, dalam rekonstruksi yang digelar Polres Jakarta Selatan, Sabtu (29/12/2018), diketahui Hidayat lah yang berjanji memberikan Rp 2 juta kepada Sisca untuk melayani nafsunya.
Melalui rekonstruksi itu pula diketahui, Hidayat menjerat leher Sisca memakai kabel pengisi daya ponsel meski korban sudah tewas.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, Hidayat memang menggunakan pisau untuk menghabisi nyawa korban. Namun, yang memyebabkam Sisca Icun tewas yakni jeratan kabel di leher.
"Luka sebelumnya juga sebetulnya sudah membuat dia kehabisan darah, cuma karena dilihat masih ada pergerakan dari korban, akhirnya untuk memastikan, pelaku menjerat leher Sisca pakai kabel," ucap Indra Jafar di lokasi rekonstruksi, Sabtu (29/12/2018).
Dalam rekonstruksi tersebut, diketahui Sisca sempat melakukan perlawanan dengan cara berteriak meminta pertolongan.
Akan tetapi, upaya itu gagal lantaran saat berteriak, Hidayat langsung menancapkan pisau dapur yang digenggamnya ke tubuh Sisca.
Untuk diketahui, tersangka Hidayat sempat menjanjikan uang sejumlah Rp 2 juta kepada korban Sisca Icun Sulastri, agar mau berhubungan intim di apartemen.
Baca Juga: Lumpur Panas Mendadak Muncul di Tangerang? Ini Fakta Sebenarnya
"Saat sudah di atas kasur, pelaku sedang melucuti pakaian korban, ditagih uang Rp 2 juta yang dijanjikan,” kata Indra.
Namun, Hidayat menyampaikan pada Sisca bahwa uang tersebut akan diberikan seusai berhubungan intim.
Ternyata, Hidayat yang berprofesi sebagai petugas kebersihan itu tak punya uang untuk membayar dan telah memunyai niat mengambil barang Sisca.
"Memang tidak ada, tidak punya uang ya. Memang dia sudah punya niat mengambil barang-barang si korban, sudah ada niat itu," jelasnya.
Polisi telah menetapkan Hidayat sebagai tersangka. Kasus ini terungkap setelah polisi membekuk Hidayat di kediaman orang tuanya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018) siang.
Sisca ditemukan tewas dalam kondisi bugil di kamar apatemennya pada Selasa (18/12/2018) sore.
Atas perbuataannya itu, Hidayat kini telah mendekam di sel tahanan. Dia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama