Suara.com - Tak ingin kecewa karena tak bisa melihat secara leluasa dan nyaman saat pembukaan Semarang Bridge Fountain. Ada baiknya para penonton mengenali titik terbaik saat menonton pertunjukan air menari warna-warni di Sungai Banjir Kanal Barat itu.
Jembatan Banjir Kanal Barat memiliki dua bantaran yang membentang dari utara sampai selatan. Penonton bisa memilih dua tempat itu untuk mengambil spot foto sesuai selera.
Sepanjang bantaran sungai ada beberapa kursi taman, dan ada tanggul pembatas dengan sungai. Di situ warga bisa leluasa menonton atau mengambil foto saat air mancur mulai beraksi.
"Jangan terlalu dekat dengan jembatan, apalagi di atas jalan jembatan, karena liukan menari tak bisa dinikmati. Juga itu menggangu arus lalu lintas," kata Hendrar Prihadi, Walikota Semarang, Senin (31/12/2018).
Hendi, sapaan Walikota, menyarankan warga untuk menonton dari jarak yang nyaman dan leluasa. Bisa dari sisi kawasan Basudewo atau Pusponjolo di bagian selatan dan Madukoro atau Kokrosono dari arah utara.
"Karena jarak air menyembur itu 25 meter, jadi area pandang yang nyaman dan leluasa ya harus lebih dari 25 meter," katanya.
Untuk lebih santai menonton, tersedia pula taman di bantaran sisi utara atau di Kokrosono, banyak kursi taman tersedia. Bahkan ada area tempat duduk mirip teater yang menghadap sungai dan jembatan.
Jarak pandang di teater itu sekitar 100 meter sehingga cukup nyaman untuk menjadi pilihan tempat menonton warna-warni tarian Semarang Bridge Fountain.
Semarang Bridge Fountain akan resmi diluncurkan pada malam ini sekitar pukul 19.30 WIB oleh Walikota Semarang. Rencananya, akan ada setiap hari pertunjukan air mancur itu yang dimulai dari pukul 19.30 WIB, dengan durasi sekitar 50 menit.
Baca Juga: Hormati Korban Tsunami, Tak Ada Kembang Api di Semarang Bridge Fountain
"Khusus di akhir pekan pada Sabtu dan Minggu akan ditambah jam atraksinya. Ditambah pukul 21.00 WIB, agar masyarakat dan wisatawan saat menikmati malam di Semarang lebih berkesan," ujar Hendi.
Titik menonton itu pula bagus untuk spot foto pengambilan. Namun untuk foto udara atau dengan drone, panitia acara tidak memperkenankan karena berkaitan dengan keamanan penerbangan pesawat terbang.
"Kami imbau kepada komunitas atau masyarakat pengguna drone untuk tidak menerbangkan. Hanya panitia yang akan mengambil foto dari drone karena pertimbangan keamanan penerbangan yang dekat dengan Bandara Ahmad Yani," kata Kadek, selaku panitia penyelenggara acara.
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
-
Hormati Korban Tsunami, Tak Ada Kembang Api di Semarang Bridge Fountain
-
Semarang Bridge Fountain, Romantisnya Kota Semarang Sambut Malam Tahun Baru
-
Avina Korban Tsunami Tempati Makam yang Ia Pesan untuk Ibunya
-
Heboh Warga Protes Pencopotan Spanduk Prabowo, Ini Kata Walikota Semarang
-
Protes Baliho Prabowo - Sandiaga Dicopot, Emak-emak Ini Joget di Jalan
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik