News / Metropolitan
Selasa, 01 Januari 2019 | 08:46 WIB
Jasad Sarminah usai terjatuh dari lantai 3 sebuah ruko di Batam. (Instagram/Batamnews.co.id)

Suara.com - Polisi masih menyelidiki tewasnya Sarminah (43) seorang asisten rumah tangga asal Kebumen, Jawa Tengah. Ia tewas diduga ingin kabur dari majikannya dengan melompat dari lantai tiga sebuah ruko.

Sebelumnya, Sarminah ditemukan tewas mengenaskan di depan ruko PT Lancar Bangun Pertiwi Jalan DI Panjaitan Km 7, Tanjungpinang Timur, Batam pada Minggu (30/12/2018) pagi.

Kejanggalan penyebab kematiannya mulai terkuak. Diduga Sarminah adalah korban penyekapan oleh majikannya. Sebab pada saat petugas Satreskrim Polres Tanjungpinang melakukan identifikasi, ditemukan dua tas ransel hitam dekat mayatnya.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendi Ali mengatakan, berdasarkan penyelidikan sementara, diketahui Sarminah tak betah bekerja dengan majikannya dan penah minta dipulangkan. Namun majikannya tak mengizinkan dengan alasan menunggu pengganti.

"Ia tinggal sendiri, pada saat itu pemilik rumah sedang di luar kota," Kata Efendi Ali, seperti dikutip dari Batamnews.co.id, Senin (31/12/2018).

Selama bekerja di tempat tersebut, Sarminah tak memiliki akses untuk keluar dari ruko tersbut. Ia hanya memiliki kunci ruko lantai tiga tempat ia bekerja dan lantai dua.

Diduga karena tak bisa keluar, ia nekad kabur dari jendela lantai tiga, sehingga kehilangan keseimbangan ia terjatuh.

"Karena tak memiliki akses lantai satu, sehingga ia ingin kabur dari lantai tiga," ujarnya.

Efendi Ali juga menyatakan, dalam penyelidikan pihaknya tak melakukan otopsi terhadap mayat Sarminah dengan alasan hasil visum, dokter menyimpulkan tidak ada tanda kekerasan di sekujur tubuhnya.

Baca Juga: Bonceng Gadis 17 Tahun, Anto Tewas di Malam Tahun Baru

"Ia meninggal akibat terjatuh, mengalami patah tulang bagian kedua kaki, luka bagian kepala," jelasnya.

Kini mayat Sarminah telah dipulangkan ke kampung halamannya di Kebumen. Penyebab kematiannya puna masih misteri.

Load More