Suara.com - Nasib nahas menimpa seorang pemuda di Kabupaten Tuban, Jawa Timur bernama Anto (27). Ia tewas di saat malam pergantian tahun. Anto diketahui tewas usai menabrak sebuah truk trailer di jalur Pantura di Kabupaten Tuban pada Senin (31/12/2018) malam.
Mengutip laman Beritajatim.com, kecelakaan maut itu terjadi di jalur Pantura Tuban tepatnya di kawasan Bogang jalan Tuban-Semarang KM 15-16, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor dengan truk trailer.
Anto (27), warga Desa Klutuk, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban saat itu tengah membonceng seorang gadis bernama Suryanti (17).
Kejadian tragis di malam pergantian tahun itu berawal saat Anto yang mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro nomor polisi S 3459 FK yang membonceng Suryanti, warga Desa Sidongati, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.
"Dengan mengendarai sepeda motor Mega Pro, korban berjalan dari arah timur ke barat," ujar Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban Iptu Nungki Sambodo.
Sampai di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut menabrak truk trailer dengan nopol N 8976 UH, yang dikemudikan Rebut Kariyawan (48), warga Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
"Truk trailer tersebut berjalan dari bahu jalan dan naik ke badan jalan di jalur kiri dari arah timur. Kemudian mengalami kecelakaan dengan sepeda motor tersebut," terang Nungki.
Akibat benturan keras membuat sepeda motor yang dikendarai Anto terpelanting dan jatuh di jalan raya. Tentu saja, hal itu membuat Anto dan Suryanti sama-sama jatuh di aspal jalan.
"Untuk pengendara sepeda motor Mega Pro itu meninggal dunia di TKP. Sedangkan penumpangnya mengalami luka-luka," pungkasnya.
Baca Juga: Seharusnya Gratis, Keluarga Korban Tsunami Dipungut Rp 2-3 Juta
Kini jenazah korban tewas dibawa ke kamar jenazah untuk menunggu pihak keluarganya. Sedangkan polisi telah melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Sambut Awal 2019 dengan Semangat Optimisme
-
Anies Ingin Nikah Massal Jadi Tradisi Setiap Tahun Baru
-
Konser Tahun Baru di Bali, Krisdayanti Siapkan 2 Baju Spesial
-
Jelang Tahun Baru, 11.223 Kendaraan Masuk ke Kawasan Wisata Puncak Bogor
-
Pasar Ikan Muara Angke Mulai Dipadati Pembeli Jelang Malam Tahun Baru
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat