Suara.com - Buronan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1,3 ton dari Cina menggunakan kapal MV Sunrise Glory yang bernama Hazard Rochaizad akhirnya tertangkap. Pria yang berperan sebagai broker kapal itu ditangkap di Bandara Hang Nadim pada Rabu (26/12/2018) kemarin.
Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol K Yani Sudarto mengatakan, Hazard diringkus sekitar pukul 10.00 WIB. Pria itu diketahui hendak kabur dari Batam menggunakan pesawat udara.
Hazard sudah masuk dalam daftar cekal Imigrasi. Keberadaan pria ini di Batam, terdeteksi saat dia hendak berangkat ke Malaysia pada Rabu kemarin. Dari informasi tersebut, polisi memantau gerak-gerik Hazard hingga akhirnya ditangkap.
Hazard merupakan buronan paling dicari oleh TNI Angkatan Laut (AL) pada awal Februari 2018. Saat itu, namanya tersangkut dalam kasus penangkapan kapal MV Sunrise Glory pembawa sabu 1,3 ton yang sempat menggemparkan publik.
Mengenai peran Hazard, Yani mengungkapkan pria itu merupakan broker kapal MV Sunrise Glory yang dipesan warga Singapura dengan sebutan Mr. Go.
Namun dalam pengakuannya kepada polisi, Hazard tidak mengetahui kapal tersebut digunakan untuk apa.
"Dia (Hazard) tidak tahu kapal itu untuk apa, kita masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya seperti dikutip dari Batamnews.co.id.
Kasus penyelundupan sabu 1,3 ton dari Cina menggunakan kapal MV Sunrise Glory ini sudah proses hukumnya sudah tahap vonis di Pengadilan Negeri Batam.
Empat terdakwa asal Taiwan divonis berbeda. Tiga orang yakni Hsieh Lai Fu, Chen Chin Tun, Cheng Chung Nan diganjar hukuman mati. Sementara, satu terdakwa yakni Huang Chin diganjar hukuman seumur hidup.
Baca Juga: Punya 100 Gram Kokain, Steve Emmanuel Pakai 8 Gram Selama Sebulan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029