Suara.com - Jurnalis di Kota Bekasi menggelar penggalangan dana untuk korban Tsunami Selat Sunda, Selasa (1/1/2019). Mereka tergabung dalam Forum Jurnalis Bekasi (Forjas), Rukun Jurnalis Bekasi (Rujuk), Ikatan Wartawan Online (IWO) Bekasi dan Komunitas Media Online (Komodo) Bekasi.
Penggalangan dilakukan di sela-sela aktifitas para Aparatur Sipil Negara (ASN), usai melaksanakan Rapat Koordinasi terakhir Pemerintah Kota Bekasi.
Aksi yang berjalan lebih kurang dua jam itu, berhasil mengumpulkan sumbangan sebesar Rp 4.697.000 dari para ASN dan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.
Kartono, Ketua Rukun Jurnalis Bekasi, mengatakan aksi ini akan dilakukan selama satu pekan oleh Jurnalis Bekasi Bersatu. Nantinya hasil sumbangan yang terkumpul itu akan diantarkan langsung ke Banten dan Lampung.
"Ini hari pertama, masih ada beberapa hari lagi kita menggalang dana, puncaknya hari Minggu, tanggal 5 Januari 2019, pada saat pelaksanaan hari bebas kendaraan atau Car Free Day," terangnya.
Puncak penggalangan dana akan diisi dengan berbagai hiburan guna menarik masyarakat.
"Akan ada penampilan Female DJ, Organ Tunggal dan penyanyi dangdut serta ada penampilan berbagai komunitas kita suguhkan pas CFD nanti," imbuh pria yang akrab disapa Tonche.
Sementara, Boyke Hutapea, Ketua Forum Jurnalis Bekasi, mengaku aksi ini bentuk kepedulian teman-teman jurnalis di Kota Bekasi. Bahkan, bukan kali pertamanya aksi serupa dilakukan. Tsunami Palu dan musibah bencana lainnya yang dialami daerah lain, turut menjadi perhatian bersama.
"Meski bukan di Kota Bekasi, tetapi mereka yang menjadi korban bencana alam itu adalah saudara-saudara kita juga. Sebagai Jurnalis, kita bukan hanya mewartakan saja, tetapi juga harus memberikan dukungan moril lainnya," ucapnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Hari Pertama 2019, Korban Tsunami di Labuan Banten Terendam Banjir 3 Meter
-
Kedok Galang Dana Korban Tsunami, Marak Posko Bodong di Pandeglang
-
Perahu Hilang Kena Tsunami, Ratusan Nelayan di Banten Kini Menganggur
-
Seharusnya Gratis, Keluarga Korban Tsunami Dipungut Rp 2-3 Juta
-
Awali 2019, Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Korban Tsunami di Kalianda
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004